Home / Bisnis / Perselisihan PT. WOM dengan Endriyati Dalam Proses Mediasi

Perselisihan PT. WOM dengan Endriyati Dalam Proses Mediasi

JAMBI, Halojambi.id – Penyelesaian perselisihan yang terjadi antara PT. WOM Finance Jambi dengan istri konsumennya Ibu Endriyati belum menghasilkan titik temu. Pihak WOM Finance Jambi terus melakukan upaya mediasi dengan Ibu Endriyati guna mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“ Sampai berita ini ditayangkan belum tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak,” demikian bunyi rilis PT.WOM Finance yang dikirimkan ke email Redaksi Halo Jambi, 2 November 2018.

Dalam rilis tersebut, PT.WOM turut memberikan penjelasan menanggapi pemberitaan Halo Jambi.id yang berjudul Puluhan Massa Gruduk Kantor PT.WOM Finance yang terbit pada 25 Oktober 2018. PT.WOM menyatakan bahwa konsumen atas nama Syofian Wairara merupakan konsumen WOM Finance dan sudah meninggal kurang lebih 1 tahun yang lalu. Selama 10 bulan terakhir pembayaran masih dibayarkan secara rutin oleh istri konsumen atas nama Ibu Endriyati dengan transaksi pembayaran terakhir adalah di tanggal 30 Juni 2018.

Sesuai dengan prosedur, WOM Finance melakukan kunjungan ke rumah konsumen untuk menginformasikan keterlambatan pembayaran selama dua bulan. Ibu Endriyati pun berjanji untuk melunasi seluruh hutang konsumen di tanggal 25 September 2018 dan unit tidak di amankan oleh WOM Finance. Tetapi sampai dengan awal Oktober tidak ada pembayaran dari Ibu Endriyati.

“ WOM Finance senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi karyawannya.  Demikian jawaban kami,” jelas rilis tersebut.

Puluhan massa yang mengatasnamakan Indonesia Morality Watch (IMW) dan keluarga konsumen menggeruduk kantor PT.Wom Finance Jambi pada 25 Oktober lalu. Massa memaksa untuk bertemu dengan pemimpin perusahaan, sehingga nyaris terjadi adu jotos dengan salah satu karyawan yang sempat menghalangi massa. Beruntung pihak kepolisian segera tiba di tempat kejadian perkara dan berhasil mengamankan suasana tersebut menjadi kondusif.

Kehadiran massa ke Kantor PT.WOM Finance tersebut ternyata ingin mempertanyakan dan menuntut pertanggung jawabaan PT.WOM Finance yang diduga telah memperkerjakan pihak lain (depkolektor ) untuk memaksa istri konsumennya untuk membayar tagihan. Padahal, konsumen PT.WOM itu sendiri telah meninggal dunia.

Ardyansyah, salah satu perwakilan massa ketika itu menyampaikan bahwa Ibu Endriyati selaku istri dari konsumen Syofian Wairara (Alm), telah ditekan atau dipaksa oleh pihak PT.WOM melalui depkolektor untuk membayar hutang. Apabila hutang tidak dibayar maka kendaraannya akan ditarik.

Sikap PT.WOM ini dinilai massa pendemo kurang berprikemanusiaan terlebih karena suami Ibu Endryanti selaku konsumen PT.WOM telah meninggal setahun lalu. Dengan dalil tersebut massa mendesak perusahaan pembiayaan ini memberikan kelonggaran atas tunggakan kredit yang saat ini menjadi tanggung jawab ibu Endryati. (red)

About Halo Jambi

Baca Juga

Sambut Malam Tahun Baru 2019, Swiss-Belhotel Jambi Adakan Neon Party

Jambi, halojambi.id – Malam tahun baru, jatuh pada setiap tanggal 31 Desember, merupakan momen istimewa …