Home / Mata Jambi / Provinsi Jambi Peringkat 4 Darurat Narkoba, BNNP Jambi Lakukan Ini…

Provinsi Jambi Peringkat 4 Darurat Narkoba, BNNP Jambi Lakukan Ini…

Jambi, halojambi.id – Provinsi Jambi saat ini menduduki peringkat ke 4 (empat) darurat Narkoba di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Jambi, Brigjen Pol. Heru Pranoto seusai Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (29/10).

“Berdasarkan hasil penelitian antara UI dan BNN RI tahun 2017 memang Provinsi Jambi sangat mengkhawatirkan menduduki peringkat 4 (empat) di seluruh Indonesia tentang bahaya Narkoba. Jadi artinya tingkat kerawanan di Provinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius, oleh karenanya kami dari pihak BNNP akan melakukan beberapa program-program yang tentunya melalui kegiatan yang sifatnya preventif dan represif. Preventif ini kita kedepankan P2M,” Ujar Kepala BNNP Heru Pranoto.

Dijelaskannya, Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) adalah bentuk sosialisasi yang akan dilakukan BNNP Provinsi Jambi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“P2M ini kegiatannya salah satunya yang kita lakukan pada pagi ini dalam rangka hari Sumpah Pemuda, Pemuda-pemudi kita mendeklarasikan menolak Narkoba, tidak hanya sebatas menolak saja kita akan berikan pemahaman tentang bahaya Narkoba. Nanti mereka akan menjadi agen-agen yang untuk menyebarkan bahaya Narkoba sehingga akan menjadi panutan,” Jelasnya.

Lanjutnya Ia mengatakan, pada tahun 2045, Indonesia akan menjadi Indonesia Emas. “Kalau pada tahun 2020 nanti kita pada Bonus Demografi artinya usia adek-adek ini di tahun 2045 sudah menjadi usia produktif yang akan menduduki jabatan-jabatan tertentu. Kalau mereka sekarang ini tidak kita kawal, tidak dipagari dengan bahaya Narkoba maka mereka akan menjadi pemuda-pemuda yang rentan terhadap Narkoba. Jika demikian yang terjadi maka bahaya itu negara kita akan menjadi Indonesia emas tidak akan tercapai 2045,” paparnya.

Selain itu, dikatakan Kepala BNNP Provinsi Jambi, untuk menditeksi dini modus-modus penyebaran Narkoba pihaknya akan melakukan beberapa Upaya-upaya.

“Kita akan menggunakan beberapa upaya-upaya antara lain karena Narkoba ini masuk di semua lini jadi komunitas-komunitas yang ada di masyarakat bisa memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada pihak aparat. Antara lain mereka akan kita informasikan tentang modus-modus mereka,” sambungnya.

Ditambahkannya, saat ini Modus penyebaran Narkoba sudah berani mendekati tempat-tempat pendidikan dengan mengklamufasekan bentuk-bentuk makanan yang anak suka.

“Kalau mereka sudah masuk kesana tanpa diberikan pemahaman kepada guru-guru mereka maka ini sangat membahayakan sekali. Maka yang paling utama adalah masyarakat harus berani melaporkan kepada aparat baik kepolisian maupun BNN kalau ada indikasi itu kita akan lakukan langkah-langkah refpreship,” Pungkasnya. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Polda Jambi Gunakan Sistem CAT Seleksi CPNS Polri TA 2018

Jambi, halojambi.id – Biro SDM Polda Jambi melaksanakan Seleksi Kompetensi bagi pelamar Calon Pegawai Negeri …