Home / Mata Jambi / Sidak di Lapas Jambi Tertutup, Kakanwil Kemenkumham Jambi Bantah Ada Settingan

Sidak di Lapas Jambi Tertutup, Kakanwil Kemenkumham Jambi Bantah Ada Settingan

Jambi, halojambi.id – Seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Provinsi Jambi terkena Inspeksi Mendadak (sidak). Minggu malam (22/07/2018) kemarin.

Sidak tersebut, dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-KP. 04.01-148, terkait penertiban fasilitas yang ada di kamar hunian dan lingkungan dalam Lapas maupun Rutan.

Ada yang berbeda saat sidak di Lapas Klas IIA Jambi. Dimana sidak berlangsung tertutup, para awak media tidak diperbolehkan untuk masuk meliput kedalam. Padahal, di Lapas maupun Rutan lainnya di Provinsi Jambi, razia berlangsung terbuka di mana awak media diperbolehkan melakukan peliputan.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi Bambang Palasara saat dikonfirmasi mengatakan, dikarenakan waktu sudah mepet akibat waktu razia yang molor, maka dari itu pihaknya tidak melibatkan wartawan.

“Di sini (Lapas Jambi, red) waktunya sudah mendesak. Akhirnya kita langsung cepat. Di sini memang terakhir (digelar sidak, red), karena tadi pesawat saya delay sehingga terlambat datang,” ujar Bambang saat dikonfirmasi usai razia di Lapas Klas IIA Jambi.

Ia mengatakan, meski tak mengajak masuk wartawan, namun hasilnya tetap dikabarkan.

“Wartawan hanya menunggu hasil yang akan disampaikan, saja,” ujarnya usai sidak di lapas.

Bambang juga menegaskan tidak ada setingan terkait tidak diperkenankannya wartawan melakukan peliputan. “Nggak ada setingan, disini paling terakhir, ” tegasnya.

Mengenai hasil sidak, dirinya mengatakan menemukan beberapa alat komunikasi berupa HP beserta charger-nya.

“Sebenarnya sih, kalau temuan yang signifikan jelas nggak ada ya. Kalau yang apalagi kalau temuan-temuan yang seperti yang ada viral di TV, di media cetak itu jelas kalau di Jambi tidak ada,” jelasnya.

Dijelaskannya, jangankan kamar khusus, di Lapas Jambi saja hanya muat sekitar 300 orang dan saat ini dimuati sekitar 1358 orang. Jadi tidak mungkin ada kamar khusus.

Bambang juga membantah bahwa sidak yang dilaksanakan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kalapas Sukamiskin, Jum’at (21/7/2018) lalu.

“(Ini) Tugas saya sebagai kakanwil maupun tugas Kalapas, jadi ya memang tugas-tugas yang alami yang biasa ya. Kalau mungkin dikait-kaitkan dengan peristiwa lain, ya bisa aja tapi ini sebenarnya sih tugas yang harus saya kerjakan,” ujarnya.

Menurutnya, sidak dikerjakan oleh Kalapas secara periodik setiap Minggu, setiap hari maupun setiap bulan.

“Ini sidak rutin, jadi itu hal yang semuanya tidak ada yang istimewa,” sanggahya. (uya)

About Halo Jambi

Baca Juga

Wakapolda Jambi Laksanakan Jumling ke Masjid Nurul Hikmah

Jambi, halojambi.id – Jumat (16/11) Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. melaksanakan …