KOTA JAMBI - Hujan gerimis yang mengguyur Kota Jambi minggu ( 17/02) tidak menghentikan langkah Wakil Walikota Jambi DR.dr.H.Maulana,Mkm untuk menhadiri acara kegiatan memilah dan mengelola sampah serta menghias barang bekas berlokasi di Taman Remaja Jl. H. Agus salim Kota Jambi . 

Acara ini melibatkan siswa – siswi Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Dasar Swasta se Kota Jambi , dari pantauan Halo Jambi, walau Kota Jambi sedang bermandikan air hujan tidak mengurangi semangat dan antusias anak anak sekolah dasar ini dalam mengikuti kegiatan mengolah sampah , memilah sampah bahkan menghias barang barang bekas yang tadinya tidak berguna dan tidak layak pakai "disulap" hingga berubah menjadi barang bernilai dan bermanfaat dan elok dipandang mata . Kehadiran anak-anak ini untuk belajar peduli lingkungan ditempat ini ternyata para orang tua mereka turut serta memberikan semangat dan motivasi pada anak anaknya agar mampu berkarya berkontribusi terhadap lingkungan hidup."Ayo cepet cepet,” teriak para orang tua kepada anak anak yang mengikuti lomba tersebut. 

Kegiatan yang dimotori oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Pemkot Jambi, adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dimana pada tanggal 21 Februarimendatang akan dilaksanakan puncak peringatan HPSN yang berlokasi di kawasan Tugu Keris Kecamatan Kota Baru Kota Jambi.  

Wakil Walikota Jambi dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat dan para pelajar untuk peduli lingkungan dari hal terkecil dari diri sendiri.

 "Mari kita mulai aksi kecil yang bisa dilakukan mulai dari diri sendiri seperti kurangi menghasilkan sampah dengan menggunakan tumbler atau tempat makan dari rumah, menggunakan totebag sebagai penganti kantong kresek, mengambil makanan yang cukup & dihabiskan untuk mengurangi sampah, kurangi tisu, memisahkan sampah dari rumah dan lain-lain itu adalah aksi kecil dan nyata yang bisa kita lakukan dari diri sendiri mulai saat ini untuk bumi yang bersih.

"Fokuskan kepada anak anak untuk mengedukasi lebih dini diajarkan bagaimana cara memilah sampah organik dan non organik,” ucap Maulana. 

Menurut Maulana sampah plastik memberikan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan selain susah di urai juga bisa menyebabkan banjir.

"Sampah plastik bandel, selain susah diurai sampah plastik kalau menyumbat di drainase, dranaise menjadi buntuh hingga bisa membuat banjir, apalagi kalau sampah dibuang ke laut lalu dimakan ikan , dan ikannya dimakan manusia , tentunya bisa menjadi penyakit ditubuh manusia seperti kangker,” ungkap Wakil Walikota Maulana yang juga beprofesi sebagai seorang dokter.

Dr. Maulana berharap melalui edukasi sejak dini terhadadap 8anak anak bisa memilah milah mana sampah yang masih bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak , apalagi Pemerintah Kota Jambi memiliki Program kegiatan mengenai sampah yaitu Bank Sampah ."Sampah plastik ini kan tentunya bisa bernilai ekonomis , apalagi kalau dibuat berbagai kerajinan dan sebuah karya yang nantinya bisa dijual,” ucap Maulana. 

Dari data yang di dapat Sampah di Kota Jambi kalu di kumpulkan bisa mencapai 650 ton Sampah perharinya dikalikan saja sebulannya berapa ton sampah yang dihasilkan , oleh karna itu anak anak mulai usia dini sudah mulai diajarkan untuk memilah milah sampah yang bernilai ekonomis."Pemerintah Kota Jambi mengapresiasi yang dilakukan oleh Green Comunity Duta lingkungan dibawah asuhan Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi semoga hal ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kita ,” sebut Maulana, mengakhiri keterangan (kbh)