Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., menghadiri Kuliah Umum dan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) sekaligus INISMA Parliamentary Forum 2026 di Aula Asrama Haji, Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (16/9/2026). Acara dibuka Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Jambi dr. Ferry Kusnadi.

Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Muaro Jambi, dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Muaro Jambi. INISMA Parliamentary Forum 2026 digelar Institut Islam Muaro Jambi (INISMA) dengan mengusung tema “Kampus, Demokrasi dan Masa Depan Jambi: Menyelisik Peran dan Kiprah Wakil Rakyat Jambi di Senayan”.

Forum ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa, generasi muda, dan para pemangku kebijakan. Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi kepada INISMA atas terselenggaranya forum strategis tersebut.

Ia menegaskan kampus merupakan ruang penting demokrasi, tempat lahirnya gagasan, berpikir kritis, dan menyiapkan generasi muda yang bertanggung jawab terhadap masa depan daerah dan bangsa.

“Demokrasi membutuhkan kampus yang hidup. Demokrasi membutuhkan generasi muda yang kritis, cerdas, santun, dan bertanggung jawab. Pembangunan masa depan Jambi membutuhkan partisipasi seluruh elemen, terutama generasi muda,” ujar Bupati.

Forum ini juga menghadirkan sejumlah anggota DPR RI Dapil Jambi, diantaranya Anggota Komisi XII DPR RI Dapil Jambi H. Elpisina, M.Si, dan Dr. H. Syarif Fasha, M.E. Anggota Komisi XII DPR RI yang membahas energi, sumber daya mineral, dan peran pemuda. akademisi, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda. Diskusi dipandu Dr. Mochammad Farisi, S.H., LL.M.

Bupati berharap forum ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia ingin dari forum ini lahir gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan demokrasi dan pembangunan daerah. “Kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan begitu berbagai persoalan pembangunan bisa diselesaikan lebih baik,”(red)