Jambi - Mengapa kreativitas menjadi penting bagi kehidupan?
Pertanyaan tersebut mungkin dianggap sederhana, namun tanpa disadari bahwa dengan kreativitas, membuat manusia lebih produktif, dan meningkatkan kualitas hidup serta bisa mempermudah mencari jalan keluar dari sebuah permasalahan, hal itu diungkap workshop guru yang diadakan Faber-Castell.
Dalam sebuah riset yang diadakan salah satu produsen elektronik terkemuka dunia, 1500 CEO/Pemimpin Perusahaan mengungkapkan bahwa kunci untuk menjadi sukses dalam berbisnis, adalah kreativitas.
"Dan salah satu cara untuk membangun kreativitas adalah melalui kegiatan berkesenian. Untuk itu Faber-Castell mendorong tumbuhnya generasi kreatif di Indonesia melalui kampanye #Art4All. #Art4All dimana seni dapat dinikmati oleh semua jenis umur tanpa batasan, dan salah satu bentuk program #Art4All adalah melalui kegiatan workshop guru," hal itu diungkap Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen.
Richard menjelaskan dalam workshop tersebut para guru nantinya diajak untuk lebih kreatif dengan seni melipat kertas atau lebih dikenal dengan kerajinan Origami.
Istilah Origami yang dalam bahasa Jepang, memiliki perpaduan kata ‘ori’ yang berarti lipat, dan ‘gami’ yang berarti kertas, sudah dikenal lama dalam kebudayaan masyarakat Tiongkok, dan pertama dikenalkan pada tahun 105 Masehi oleh Ts’ai Lun.
Namun seni melipat ini berkembang sangat cepat di Jepang, dan menjadi kebudayaan di negeri matahari terbit tersebut, hingga dunia mengindentikkan kesenian Origami sebagai salah satu kebudayaan masyakarat Jepang.
"Berkesenian Origami sendiri, dipercaya memiliki manfaat, setidaknya dengan berkreasi dengan Origami dapat meningkatkan kemampuan berpikir, menumbuhkan kreativitas, dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik halus sejak dini, melatih kemampuan spasial dan proposional hingga siswa nantinya dituntut untuk belajar menemukan solusi," jelasnya.
Dengan banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari berkesenian Origami, menginspirasi Faber-Castell untuk mengajak Bapak/Ibu pengajar khususnya di wilayah Sumatera Selatan ikut terlibat dalam workshop guru yang diadakan di sejumlah kota ini.
"Peranan guru menjadi sangat penting dalam mendorong kreativitas anak, hal itu karena keseharian anak lebih banyak dihabiskan dalam lingkup lingkungan pendidikan, dan guru merupakan garda terdepan dalam pendidikan oleh karena itu Faber-Castell mendorong keterlibatan guru untuk lebih kreatif sehingga hal tersebut pada akhirnya bisa disalurkan kepada murid-murid," tuturnya.
Sementara itu, menurut Syafridah supervisor promotion wilayah sumbagsel, tema kegiatan dibuat seapik mungkin karena Faber-Castell bukan hanya menawarkan produk unggulan namun nilai edukasi yang dapat diberikan anak untuk merangsang kreativitas dalam memanfaatkan sebuah kertas origami.
" Kreatif sebuah kalimat sederhana namun memiliki makna besar dan luar biasa," katanya.
Dengan kreativitas menimbulkan percaya diri yang tinggi, memecah sebuah masalah dan hal besar lainnya. Faber Castell juga memberikan tutorial atau petunjuk.
Terlebih dikatakan Dedek, para ibu dirangsang lebih kreatif melalui salah satu produk Faber-Castell yaitu Connector pen yang merupakan alat tulis spidol yang aman buat kesehatan dan keselamatan anak.
" Karena terbuat dari pewarna makanan," imbuhnya.
Kemudian pihaknya juga memberikan edukasi seni melipat kertas mengunakan origami washi paper dengan keunggulan warna lebih menarik dan terdapat motif lebih." Selain dilipat bisa jadi pajangan dekorasi dinding," paparnya.
Selain itu produk terbaru Faber-Castell yaitu Acrylic colour yang siap diaplikasikan kesemua media seperti batu, kaca, kain, dan lain sebagainny sehingga sekolah bisa memanfaatkan barang bekas menjadi barang punya nilai jual dengan sentuhan Acrylic colour.
Ia menambahkan, Kota Jambi merupakan kota ketiga kegiatan workshop guru yang diselenggarakan Faber-Castell, setelah sebelumnya Kota Bengkulu dan Lubuk linggau. Dan setelah Kota Jambi nanti akan menyusul Palembang dan terakhir Pangkal Pinang.
" Yang akan digelar sepanjang tahun 2019," tandasnya.
Untuk diketahui, Faber-Castell menggelar kegiatan workshop guru memberikan edukasi kepada para tenaga pendidik di Kota Jambi yang bertempat di Odua Weston Hotel Jambi, Kamis (24/1). Dengan mengusung tema " Seni melipat kertas sebagai media belajar yang menyenangkan" diikuti sebanyak 150 sekolah. (uya)