Batanghari - Urang Minang Pandai Manggaleh. Kalimat ini kalau dalam bahasa Indonesia sama artinya dengan Orang Minang Itu Pintar Berdagang. Dari kalimat inilah menjadi motivasi bagi seorang Eso Pamenan (40), mantan wartawan Pos Metro dan Tribun ini bersama istrinya Diana Hilda (39) membuka usaha dagang busana Muslim di bawah bendera Nibras House, di Pal 6 Lintas Muara Tembesi-Muara Bulian Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi.

Hal ini dikatakan Eso seusai Grand Opening Nibras House yang dikelola dengan istrinya, Senin (29/0602020) kemaren. Nibras House ini merupakan cabang kedua di Kabupaten Batang Hari setelah Muara Bulian.

"Berdasarkan kalimat itulah, saya dan istri berusaha berwirausaha mengais rezeki untuk membesarkan tiga anak kami. Adapun usaha dagang busana muslim ini, dapat dijadikan berniaga sambil berdakwah" kata Eso Pamenan.

Putra Rangka Piaman kelahiran Tembilahan ini, mengharapkan kepada masyarakat Muara Tembesi agar dapat mampir ke tokonya sambil melihat-lihat busana muslim, yang tersedia bagi pria dan wanita dewasa serta untuk anak-anak.

" Mampirlah ke toko kami. Di sini busana muslim yang dijual dengan harga terjangkau. Tersedia warna dan corak serta ukuran yang dapat menambah keindahan bagi pemakainya." ujar Eso.

Eso Pamenan yang menimba ilmu di Kota Padang serta menamatkan perkuliahan di FKIP Universitas Jambi ini, menggeluti dunia jurnalistik dengan bergabung di Harian Pos Metro Jambi dari 2003 sampai 2009. Kemudian ditarik menjadi wartawan Tribun Jambi wilayah liputan Kabupaten Batang Hari 2009-2019. Jabatan terakhir di media harian terkenal Tribun ini adalah Korlip.

Selepas dari dunia kewartawanan, Eso berusaha bergerak di bidang niaga online, sampai akhirnya dipercaya oleh Nibras House membuka cabang kedua di Muara Tembesi.(Fri)