TANJABTIMUR - Bertempat di halaman depan Satreskrim Polres Tanjab Timur Rabu 23 Januari 2019 telah berlangsung Konferensi Pers tentang kasus pencabulan.

Dalam pelaksanaan konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Timur Akbp Agus Desri Sandi, SIK, MM yang dihadiri oleh Kasat Reskrim, Kasubbag Humas Polres Tanjab Timur dan sejumlah awak media wilayah Kab. Tanjab Timur.

Sebagaimana penyampaian Kapolres Tanjab Timur sewaktu melaksanakan konferensi pers didepan awak media menjelaskan bahwasanya kasus pencabulan tersebut berawal dari salah satu pihak sekolah yang berada di Kab. Tanjab Timur yang berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B-08/I RES.1.8/2019//SPKT/RES TANJAB TIMUR Tanggal 20 Januari 2019.

Adapun pelaporan dari salah satu pihak sekolah tersebut melaporkan tentang salah satu sekolah yang berada di Kab. Tanjab Timur diduga telah terjadi dugaan Tindak Pidana Pencabulan.

Berdasarkan laporan dari salah satu pihak sekolah itulah selanjutnya Satreskrim Polres Tanjab Timur melakukan Penyelidikan dan Olah TKP alhasil Satreskrim Polres Tanjab Timur dapat mengamankan seorang pria yang diduga pelaku Pencabulan An.BJ dan telah mengumpulkan barang bukti berupa 1 Unit Hp, 1 botol handbody healthy white, 1 lembar celana pendek warna hitam dan 1 lembar baju warna putih untuk mengelap sperma yang kesemuanya milik pelaku.

Sebagaimana keterangan tersangka sewaktu tanya jawab bersama awak media bahwasanya pelaku BJ melakukan perbuatan bejatnya dari Tahun 2017 s/d 2018 dan sudah 8 anak-anak sekolah menjadi korban, dengan modus operandi pelaku yaitu membujuk para korbanya dengan meminjamkan HP hingga korban tertidur yang kemudian pelaku melakukan tindakan asusila.

Atas perbuatan pelaku BJ tersebut Satreskrim Polres Tanjab Timur menjerat dengan Pasal 76 E Jo Pasal 82 UU No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak Jo Pasal 292 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara dan denda Rp 5.000.000.000,-

Guna penyelidikan dan penyidikan baik Pelaku BJ dan Barang Bukti saat ini diamankan di Polres Tanjab Timur. (kms)