Kota Jambi - Dugaan gudang BBM oplosan dengan melibatkan kendaraan milik PT. Pertamina Persero di wilayah hukum Polda Jambi kian menjamur, Jambi (04/01/2020). 

Jaringan Mafia bbm disinyalir dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini tidak pernah terendus aktifitasnya oleh Aparat Penegak Hukum dan tim satgas illegal driling polda jambi. 

Diduga para pemilik gudang oplosan telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melancarkan bisnis haramnya tersebut, selama ini para pemilik gudang BBM oplosan telah bekerja sama dengan kendaraan tangki pengangkut minyak milik pertamina yang semestinya didistibusikan ke SPBU di wilayah provinsi jambi. 

Namun sangat disayangkan para mafia BBM, pemilik gudang oplosan diduga dengan sengaja menurunkan BBM dari tangki dan menggantinya dengan minyak masakan masyarakat yang diduga hasil dari Illegal Driling, diduga minyak dalam mobil tengki tersebut dioplos dengan BBM yang berasal dari Kabupaten Batang Hari dan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyu Asin Provinsi Sumsel. 

Dari hasil investigasi, awak media berhasil menghimpun sejumlah informasi terkait dugaan aktifitas bongkar muat, dan pengangkutan gudang bbm oplosan.

Satu gudang didapati di jalan jambi muara bulian yang terletak di sungai duren, kecamatan jambi luar Kota Kabupaten muaro Jambi provinsi jambi.

Satu gudang terdapat di jalan lingkar timur kelurahan payo selincah kota jambi, aktifitas bongkar muat digudang oplosan bukan hanya dilakukan malam hari, namun disiang hari pun tetap ada aktivitas bongkar muat. (*)