Jakarta - Ternyata Polemik Gelar Akademik Palsu yang melibatkan Jumawarzi anggota DPRD Kabupaten Tebo mencuri perhatian dari Mahasiswa Jambi yang berada di Jakarta (28/01/2020).

Sekelompok Mahasiswa yang menamai dirinya Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan (AMPP) mengatakan bahwa mereka selalu memantau perkembangan dari perkara Jumawarzi.

Mukmin salah satu Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan (AMPP) menjelaskan kepada media "Kami di Jakarta selalu memantau perkembangan persidangan dari kasus Jumawarzi selaku anggota DPRD Kabupaten Tebo dari Partai Gerindra yang menggunakan gelar akademik palsu ini", kata Mukmin.

Lanjutnya, "Dalam waktu dekat kami akan melakukan demo di depan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial terkait kasus oknum DPRD Tebo", ucapnya.

AMPP menilai bahwa Jumawarzi telah mencoreng nama baik dunia pendidikan.

"Seharusnya selaku wakil rakyat Jumawarzi harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, ini malah memberikan contoh yang tidak baik, dengan melakukan penipuan publik dengan cara memakai gelar akademik. Padahal ia (Jumawarzi) tidak pernah kuliah dan ijazah yang dia punya adalah ijazah palsu", ujar Mukmin.

"Kelakuan Jumawarzi sangat membuat kami Mahasiswa merasa sakit hati dan kecewa. Perbuatan Dia telah mencoreng nama baik dunia pendidikan. Dengan perbuatannya itu Dia telah meremehkan dunia pendidikan. Seolah-olah gelar akademik bisa diperjual belikan. Kami di sini berjuang dan tidak gampang untuk mendapatkan gelar akademik, ini Dia seenaknya mencantumkan gelar akademik di namanya", jelas Mukmin.

"Jika Jaksa dan Hakim berani mencoba untuk bermain mata terkait kasus ini, akan kami laporkan dan demo terus instansi mereka di Jakarta sampai oknum-oknum yang bermain diberi hukuman yang berat. Jika perlu di pecat mereka", tutup Mukmin dengan nada emosi.(***)