SAROLANGUN - Tim satgas kepolisian Polda Jambi dan Polres Sarolangun melakukan kegiatan penertiban operasional Illegal Drilling di Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Senin (27/07/2020).
Dalam opesai gabungan penertiban Illegal Drillling tersebut langsung di pimpin oleh Karoops Polda Jambi Kombes Pol Imam Setiawan, dan didampingi oleh Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto besarta ratusan anggota satgas personil gabungan.
Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto mengatakan " Sebelum melakukan operasi penertiban Illegal Drilling, Tim satgas gabungan gelar apel kesiapan di Mapolsek Pauh pukul 11:00 Wib. Setelah gelar apel kesiapan, tim satgas langsung bergerak ke lokasi dengan jumlah 178 personil satgas gabungan yang terdiri dari 120 Personil Polda jambi, 48 Personil Polres Sarolangun dan 10 personil Detasemen Polisi Militer (Denpom), "Kata Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto.
"Saat bergerak ke lokasi, tim satgas gabungan terbagi menjadi dua tim, tim satu pada pukul 12:00 Wib tiba di KM 14 Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh mengecek tempat pemasakan/penyulingan yang dipimpin langsung oleh Karoops Polda Jambi dan didampingi Kapolres Sarolangun, pada pukul 13:00 Wib Tim 2 tiba sumur Illegal di Telun Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamtan Pauh dan langsung menertibkan sumur-sumur tersebut, "Terangnya.
"Dalam operasi penertiban Illegal Drilling tersebut satgas gabungan berhasil mengamankan lokasi Pemasakan/Penyulingan di KM 14, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh berupa 1 Unit Mesin Genset, 5 drum berisi minyak yang langsung ditumpahkan di TKP, 26 drum berisi 200 Liter minyak diamankan ke Polres Sarolangun, sementara itu lokasi sumur Illegal Drilling di Dusun Telun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh berupa sebanyak 74 Sumur Illegal di tertibkan, "Jelasnya.
"Kemudian kita bersama satgas gabungan yang terbagi menjadi dua tim memasang Police Line sebanyak 30 sumur illegal yang aktif dan spanduk. Kita menegaskan penertiban ini jangan sampai ada kemunculan kembali para pelaku Illegal Drilling, kalau masih ada juga kita akan menindak dengan tegas, "Ungkapnya.(dian)