SAROLANGUN.Halo Jambi- Kelangkaan dan Tingginya harga Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Kabupaten Sarolangun Menjadi Keluhan Masyarakat. Pasalnya, Harga Eceran Tabung Gas LPG 3 Kilogram saat ini mencapai dengan Harga Rp 45.000, Selasa (27/01/2026).

Tentunya, Pengawasan Dinas Kopprindag Sarolangun di pertanyakan terhadap Kelangkaan dan tingginya harga Eceran Gas LPG 3 Kg, dan tentu mengabaikan Himbauan Bupati Sarolangun yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sarolangun Nomor: 510/90/Dag/Kopprindag/2025 bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi tabung 3 kilogram sebesar Rp 18.000 di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Seorang ibu rumah tangga warga Sarolangun bernama Mis mengaku baru-baru ini membeli gas LPG 3 Kg dengan harga yang sangat mahal. Dua hari lalu saya membeli dengan harga Rp 45.000 per tabung. Padahal sudah di edarkan Pak Bupati Sarolangun H.Hurmin, Bahwa kami bisa membeli gas LPG 3 Kg sesuai harga Rp18.000, “Kata Mis Kepada Wartawan.

Menurutnya, pihak penjual beralasan tingginya harga disebabkan kelangkaan stok LPG subsidi di tingkat pengecer. Maka dengan itu kita berharap Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang menetapkan HET LPG subsidi 3 Kg ini, semoga distribusi dapat berjalan lebih tertib, adil, dan tepat sasaran, sekaligus menekan praktik penimbunan serta permainan harga yang merugikan masyarakat kecil, “Jelasnya.

Kemudian, harga Gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Mandiangin dipatok mencapai harga Rp 30.000/ tabung oleh Pedagang degan alasan membeli dari Pangkalan degan harga tinggi yaitu Rp 25.000/Tabung Gas LPG 3 Kilogram.

Kelangkaan dan Tingginya harga Tabung Gas LPG 3 Kilogram di Kabupaten Sarolangun yang di keluhan warga tersebut menjadi ulasan kepada Dinas Kopprindag Sarolangun tentang pengawasan terhadap Kelangkaan dan tingginya harga Tabung Gas 3 Kg Bersubsidi di Kabupaten Sarolangun.(Dian)