Menciptakan situasi yang kondusif,ini Himbauan polres tanjab timur Tanjabtimur-halojambi.id dalam rangka di bulan suci ramadhan di wilayah Hukum Polres tanjabtimur AKBP agus desri sandi S.IK MM menghimbau untuk tidak memainkan petasan di bulan suci Ramadhan. Pasalnya, sangat banyak dampak bahayanya sebab petasan itu mengandung zat api yang dapat mengakibatkan kebakaran, belum lagi suara petasan itu menggangu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan. “Yang jelas kami menghimbau dan melarang warga bermain petasan selama bulan puasa. Untuk menghormati, menghargai dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci ramadhan, dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban yang diawali dari lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat sekitar. Pada saat akan meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah shalat tarawih dan shalat subuh, jangan lupa memadamkan api kompor serta alat elektronik lain dan pastikan pintu dan jendela rumah dalam keadaan terkunci. Bagi kaum ibu, bila ke tempat keramaian/pembelanjaan dihimbau agar tidak menggunakan perhiasan emas yang menyolok untuk menghindari tindak kejahatan. Bila menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, parkir lah di tempat yang telah disediakan dan tidak menyimpan/ meninggalkan barang berharga di bagasi kendaraan pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci. dalam kesempatan ini memberikan sambutan sekaligus memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar berhati hati dan waspada. Pada saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan sholat tarawih jangan lupa rumah selalu di kunci dan tungku/kompor di pastikan dalam posisi sudah mati agar terhindar dari musibah kebakaran. Kapolres juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten tanjab timur agar tetap menjaga suasana yang kondusif di saat menjalankan puasa ramadhan tanpa ada suara petasan. Pungkasnya.(kms)