SAROLANGUN – DPRD Kabupaten Sarolangun menggelar rapat paripurna tingkat I Tahap I dengan agenda Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (R-KUA-PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2022, di Gedung DPRD Sarolangun. Jumat (16/09/2022).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, SE, di dampingi Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan, SE yang dihadiri 18 orang dari 35 orang anggota DPRD Sarolangun, dan memenuhi quorum sehingga rapat paripurna dapat dimulai.

Sedangkan dari pihak eksekutif, di hadiri Penjabat Bupati Kabupaten Sarolangun Henrizal, S.Pt.MM Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser, Perwakilan Polres Sarolangun, Perwakilan Kodim 0420/Sarko, Para staf Ahli Bupati dan Asisten Setda Sarolangun, Para Kabag dan para kepala OPD dilingkungan Pemkab Sarolangun serta jajaran forkompinda Kabupaten Sarolangun.

Penjabat Bupati Kabupaten Sarolangun Henrizal,S.Pt.MM menyampaikan bahwa "Penyampaian R-KUA dan PPAS Perubahan tahun anggaran 2022 atau APBD Perubahan tahun 2022 ini didasarkan atas Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan pemerintah daerah dan aturan Permendagri. Bahwa eksekutif bersama legislatif dapat melakukan Perubahan anggaran APBD apabila ada perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi APBD dan diperlukan penyesuaian struktur belanja.

Dapat kami sampaikan sesuai Permenkeu nomor 134.PMK.07 tahun 2022 tentang belanja wajib penanganan inflasi, maka dari itu perubahan APBD tahun anggaran 2022 perlu dilakukan yang didahului pada penyampaian RKUA DAN PPAS perubahan tahun anggaran 2022. Kata Penjabat Bupati Sarolangun

" Dalam R-KUA dan PPAS Perubahan tahun anggaran 2022 ini dari segi Pendapatan Daerah semula ditetapkan sebesar Rp 1,12 triliun lebih dan setelah perubahan menjadi Rp 1,17 Triliun atau terjadi kenaikan. Sedangkan untuk belanja daerah semula di tetapkan sebesar Rp 1,215 triliun dan setelah perubahan menjadi sebesar Rp 1,276 Triliun atau naik 60,870 Miliar. Lalu Perubahan dari sisi pembiayaan bahwa Silpa tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 47,544 Miliar dan setelah dilakukan audit oleh BPK Perwakilan Prov. Jambi maka Silpa tahun 2022 menjadi Rp 107 Miliar atau naik 59,62 Miliar. "Lanjut Penjabat Bupati Sarolangun

"Kami harap kiranya RKUA dan PPAS perubahan tahun anggaran 2022 dapat segera dibahas yang akan dituangkan dalam nota kesepakatan dan akan dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang susuan Perubahan APBD tahun anggaran 2022,” kata dia menambahkan.

Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari,SE mengatakan bahwa “Terima kasih kepada saudara penjabat bupati Sarolangun, dan kami serta seluruh anggota DPRD Sarolangun akan membahasnya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sarolangun. Dengan mengucapkan alhamdulillahi robbil alamin, rapat paripurna hari ini kami skor. "Ucap Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun" (Gun)