Jambi - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, H. Ismed Wijaya, mengungkapkan harapannya di Hari Perhubungan Nasional, hari yang dirasa spesial bagi seluruh insan perhubungan di Indonesia. 

Kadishub Provinsi Jambi, yang ditemui di sela-sela rangkaian kegiatan syukuran, yang digelar oleh Dishub Provinsi Jambi, di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, pada Senin (19/9/2022) mengungkapkan, bahwa di momen Harhubnas tahun 2022 ini, seluruh insan Perhubungan begitu juga pihak terkait dan termasuk masyarakat, bisa menyatukan persepsi, bisa kembali saling rangkul, mengesampingkan ego pribadi, bisa kembali membangun kebersamaan dan kekompakan. 

"Yang bisa kami maknai dari Harhubnas ini, kita menyatukan persepsi, saling berangkulan, mengesampingkan ego masing-masing, kita kembali membangun kebersamaan dan kekompakan," ujarnya. 

Dirinya menambahkan, bahwa tidak mudah membangun (sistem, red) transportasi Perhubungan, butuh kolaborasi, sinergi, dari semua elemen terkait. 

Dimana ia menjelaskan bahwa elemen Perhubungan bukan hanya Dishub, tapi juga ada Dirlantas, KSOP, Angkasapura II, Pelindo II, Airnav, Jasaraharja, 

"Karena transportasi ini scoopnya (cakupan, red) luas, laut, udara, sungai, danau, penyebrangan, Masing-masing punya tanggungjawab, jadi untuk menyatukan persepsi, karena menghubungkan transportasi secara konektivitas itu, butuh bersambungnya simpul-simpul yang baik antar elemen terkait," terangnya. 

"Dengan momentum Harhubnas kita bisa kompak, bisa saling berkoordinasi yang lebih baik menghadapi tantangan kedepan," harapnya. 

Untuk Masyarakat umum, Kadis Perhubungan Provinsi Jambi mengungkapkan harapannya agar masyarakat semakin memahami tentang pentingnya keselamatan di jalan, pentingnya mengetahui dan mematuhi ketentuan berkendara di jalan, seperti kondisi kendaraan yang layak pakai, perlengkapan berkendara, izin berkendara, dan poin-poin lain yang harus selalu dipatuhi di jalan. 

"Intinya Dishub Provinsi Jambi, punya harapan agar kedepannya pelayanan terkait transportasi bisa lebih dirasakan oleh Masyarakat, sebagai pengguna jalan, sebagai pengguna transportasi darat, sungai, laut, udara. Ini suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelayan jasa, sehingga masyarakat bisa merasakan hak-haknya dalam berkendara, haknya dalam menggunakan jalan, haknya dalam mendapatkan transportasi yang layak, memang harus kita penuhi," ujar Kadis Perhubungan Provinsi Jambi itu. 

"Mereka bisa merasa nyaman dan aman, baik saat berkendara, pengguna jasa, dan juga sebagai masyarakat bisa merasakan haknya tidak dirampas atau dimonopoli oleh pihak lain," tegasnya. (*)