Merangin - Ada yang menarik pada upacara peringatah hari lahirnya Pancasila yang digelar Pemkab Merangin pada Sabtu (1/6), di halaman depan kantor bupati Merangin. Para pemudik Pegawai Negeri Sipil (PNS), ikut menjadi peserta upacara.

Para pemudik PNS yang telah berseragam lengkap Korpri itu, setelah memarkirkan kendaraannya di depan Kantor Bupati Merangin, langsung bergabung dengan PNS Pemkab Merangin mengikuti jalannya upacara.

Bupati Merangin H Al Haris saat dikonfirmasi usai upacara, membenarkan adanya peserta upacara dari daerah lain tersebut. ‘’Jadi sesuai aturan, memang dibolehkan PNS mengikuti upacara di daerah mana saja,’’ujar Bupati dibenarkan Wabup H Mashuri.

Para peserta upacara dari daerah lain itu terang bupati, mereka yang kebetulan melintasi Kota Bangko ingin merayakan Lebaran Idul Fitri 1440 H di kampung halamannya.

‘’Letak geografis Kabupaten Merangin itu berada di perlintasan, terutama lintas Sumatera dan menjadi kabupaten yang berada di tengah-tengah di Provinsi Jambi. Dari Bangko bisa ke Kerinci, Bungo, Sarolangun dan provinsi lain,’’jelas Bupati.

Selain dalam Provinsi Jambi terang bupati, para pemudik itu ada yang tujuan Medan, Padang, Pekanbaru dan satu orang tujuan Aceh. ‘’Kita sangat terbuka bagi PNS dari mana saja yang ingin mengikuti jalannya upacara ini,’’kata Bupati.

H Al Haris yang tampil sebagai Inspektur upacara pada kesempatan itu membacakan sambutan Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Hariyono.

Dikatakan bupati pada upacara yang dikuti barisan dari Korpri, TNI, Polisi, Satpol PP, Pelajar dan instasi vertikal itu, berkat Pancasila yang berkeindahan dengan kandungan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, keberagaman yang ada itu bisa menjadi suatu berkah.

Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun, keberagaman yang ada juga dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam  wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika dan itulah Indonesia.

Melalui peringatan hari lahirnya Pancasila tersebut, bupati mengajak para peserta upacara untuk terus membangun kebersamaan dan harapan, guna menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. (Les)