Batanghari - Tim Verifikasi Lapangan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) mengunjungi Kabupaten Batanghari, Jumat (21/06/2019) dalam rangka melaksanakan evaluasi Kabupaten Batanghari sebagai Kabupaten Layak Anak.
Tim verifikasi yang di dampingi tim DP3AP2 Provinsi Jambi, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Batanghari Saryoto dan Kepala Dinkes Batanghari Elfie Yenni, mengunjungi Puskemas Muara Bulian untuk melakukan evaluasi serta tanya jawab dengan petugas kesehatan akan hal-hal kesehatan bayi dan anak, termasuk masalah gizi.
Tim verifikasi yang dipimpin Kabid Perlindungan Anak Kementrian P3A RI, Gina Prawardani, kepada Halojambinews, mengatakan bahwa evaluasi ini bertujuan dalam menuju Kabupaten Layak Anak Nasional.
" Dari 569 kabupaten kota, akhirnya disaring menjadi 190. Untuk Provinsi Jambi, yang dievaluasi adalah Kabupaten Bungo, Tebo dan Batanghari" kata Gina.
Hasil evaluasi, sambungnya, akan ditentukan secara nasional pada 21 Juli 2019 yang akan datang.
" Pengumumannnya, akan diumumkan pada acara Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2019 yang akan datang" tambahnya.
Dalam evaluasi ini, Gina mengungkapkan kekaguman akan keramah tamahan warga Batanghari, serta kebersihan lingkungannya.
" Dalam perjalan dari Tebo, saya melihat tidak adanya anak punk yang berkeliaran. Saya memperhatikan siswa-siswi yang pergi sekolah, semuanya berwajah ceria. Ini menjadi catatan bagi kami untuk dibawa ke pusat" ucapnya mengakhiri.
Sementara itu, Saryoto, mengaturkan terimakasih kepada tim evaluasi Kementrian P3A RI yang telah datang untuk. Mengevaluasi Kabupaten Batanghari sebagai Kabupaten Layak Anak.
" Terimakasih kepada tim kementrian yang melaksanakan evaluasi di Kabupaten Batanghari. Semoga persiapan kami selama setahun ini terhadap 68 desa dalam konteks Desa Layak Anak, mampu menjadikan penilaian positif bagi mereka. " ujar Saryoto. (Fri)