Jambi - Pasca kebakaran April 2018 lalu, gedung hotel Novita berpotensi mengalami kerobohan. Akan tetapi, Matahari Department Store yang berada di jalan Gatot Subroto, Pasar Kota Jambi tetap melakukan aktivitas seperti biasa setiap hari. 

Tetap beroperasinya Mall berlantai empat tersebut, dinilai tidak mengutamakan keselamatan karyawan maupun konsumen yang berbelanja. 

Kabid Bina Program Dinas PUPR Kota Jambi, Budi Hartanto yang juga Tim Ahli Bangunan Gedung mengatakan, saat ini TIM masih menunggu pemilik hotel Novita memaparkan cara peruntuhan gedung berlantai 12 itu. Jika pemilik bangunan sudah mendemokan caranya maka rekomendasi akan dikirimkan ke PTSP Kota Jambi.

Tim Ahli Bangunan Gedung juga menyatakan bangunan yang akan di demolis atau peruntuhan bangunan tidak boleh ada aktifitas, apabila terjadi hal tidak diinginkan maka ditanggung sendiri. Menurut budi, bangunan Novita dan Mall matahari Jambi berpotensi roboh, ketika terjadi gempa dan angin kencang melanda Kota Jambi.

"Potensi Roboh itu ada jika terjadi gempa dan angin kencang, akan tetapi Jambi masih termasuk aman. Karena Jauh dari air laut dan Gunung Kerinci hanya angin dari sungai yang tidak terlalu kencang," ujarnya, saat dikonfirmasi. Senin (8/7/2019).

Sementara itu hingga berita ini di turunkan, pihak manajemen Mall Matahari Jambi belum bisa dimintai keterangannya. Ketika di telpon bernada aktif namun tidak di jawab begitupun dengan chat via Whatsapp tak memberikan Jawaban.

Seperti diketahui, Kebakaran hotel Novita Jambi berlokasi di Jalan Gatot Subroto yang berada di tengah kota ini terjadi pada tanggal 9 dan 10 April 2018. Selain melalap hotel berbintang empat itu, juga menghanguskan bangunan di lantai atas mall Matahari Jambi yang saat ini telah beroparasi lagi. (uya)