Sarolangun - Dalam perencanaan Program Bupati sarolangun yang sudah lama, Pemerintah kembali berdiskusi dengan masyarakat Dusun Sarolangun dalam perencanaan konsep kampung budaya Sarolangun yang akan di rencanakan di Kampung Muara sawah.

Pihak kecamatan Sarolangun selaku penggerak berkerjasama dengan Pihak terkait Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Perkim dan Disporpora langsung mengadakan diskusi kepada masyarakat Kelurahan dusun pada pukul 20:00 wib di Depan langgar yang bertempat di kampung muara sawah.senin (8/7) di depan langgar muara sawah. 

Dalam sambutan Camat Sarolangun Huzairin S p,di mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada tamu-tamu yang datang dalam Acara malam ini untuk merencanakan kampung budaya di dusun sarolangun.

"Kita adakan kampung budaya Ciri khas Sarolangun itu sudah lama rencana dari pak bupati, bahwa untuk di kampung ini terdapat banyak icon-icon Asli khas dusun sarolangun"ungkapnya.

"Agar semua masyarakat Dusun Sarolangun bisa menyampaikan ide-ide untuk membudayakan dusun sarolangun"kata camat"

Dalam kesempatan yang lain Kadis PUPR Ibnuh Ziadi.ST mengatakan bahwa ide tersebut sudah lama waktu subuh keliling (Subling) bersama bapak bupati ke kampung ini."Agar nantinya kampung ini lebih bagus ,akan kita adakan kampung budaya"ungkapnya"

" Kita diskusikan area pinggir sungai, nampaknyo kito sunguh-sungguh mewujudkan kampung budaya karena daerah dusun masih ada peninggalan-peninggalan bersejarah tiap dusun seperti, bedil pa linggam, makan puyang jenggot, rumah cik minah, mungkin masih banyak yang akan jual penarik wisata,"ujarnya.

 Ia berpikir bahwa nantinya titik ini jadi sentral terhadap aktifitas kampung budaya, kedepannya tempat ini akan diselenggarakan antraksi budaya misalnya,bakohak kito yakin kalau itu dilaksanakan tidak kan mungkin menunggu adanya memicu kericuhan, agar nantinya terlaksana Kampung budaya masyarakat akan selalu tarik jual wisata seperti cmtepian cik minah"kata ziad.

Dalam program perencanaan ini leding Sektor pariwisata kepala Dinas Disbutparpora Idrus mengatakan bahwa sarolangun ini kabupaten baru tetapi dilihat dari sisi nilai seni budaya adat istiadat.

"kita punya keunikan dari daerah lain tidak punya, saya hadir di sini memang punya kepentingan banyak tapi saya sudah mengikuti ini dari kami jadi camat pada saat perencanaan tahun kemaren yang merupakan ide pak bupati."ungkap idrus"

"Kalau konsep kami pariwisata kami barusan sudah merampungkan buku IBDA/IPARDA rencan induk pengembangan pariwisata daerah atau di sebut sekarang Parkab, itu memang belum selesai jadi dalam artian kami masih merancang Perda nya, jadi rencana yang kita susun kampung budaya sudah kita masukan nantinya kalau Dinas PU kedepan akan kita masukan usulan ke pusat itu sudah masuk rencana induk bupati termasuk laman basamo, memang tugas kami sambil membangun parawisata juga kita kedepannya ingin mempromosikan memang tidak mudah mempromosikan karna apa banyak tantangan yang kita hadapi"jelasnya"

Dalam diskusi itu fokus dengan apa yang dibangun di dusun sarolangun dalam hal ini kampung budaya." Memang dulu pernah pak bupati menamakan ini Tematik, memang program ini sangat tepat karna tepat di jantung kota sangat mudah di jangkau, kalau kita liat efek ini sangat banyak, ini sudah masuk perencanaan kami,maka nya dari sekarang kami berharap mungkin nanti tinggal dikelurahan tidak punya dana desa mungkin nanti kita tidak tahu dari pusat ada menunya kalau ada menunya yang kecil-kecil bisa kita masukin yang pasti kita saling membantu dan menjaga Pariwisata kita."tambah idrus" 

Dalam acara diskusi ini Turut hadir dalam acara malam ini kepala Dinas PUPR Ibnu Ziadi.ST, kadis Disbutparpora Drs.Idrus, kepala dinas pendidikan Helmi,SH.MA, Camat Sarolangun Huzairin Spd.i, lurah

Dusun Sarolangun RulRiyadi.SE dan Masyarakat adat istiadat kelurahan Dusun Sarolangun.(Gun)