Muara Bulian - Mesjid Agung Al Muhajirin yang terletak di Kompleks Air Panas Kelurahan Rengas Condong Muara Bulian, adalah merupakan mesjid pertama dan satu-satunya yang ada di lingkungan Muara Bulian. Mesjid tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jambi waktu itu Abdurahman Sayuti. 

Menurut pengurus Mesjid Al Muhajirin, H. Ibrahim, mesjid tersebut dibangun ketika Muara Bulian masih banyak semak belukar dan perkebunan karet. Bahkan belum ada penerangan listrik serta jalan yang besar. 

" Mesjid Al Muhajirin ini, dibangun pada 1980 dulu. Pada waktu itu, kondisi di Muara Bulian ini masih banyak ditumbuhi semak belukar dan pepohonan karet. Listrik juga belum ada. Pada saat dimulainya pembangunan, ketika itulah langsung diresmikan oleh Gubernur Jambi Abdurahman Sayuti. " kata Ibrahim. 

Mesjid kala itu, masih kecil dan terbuat dari papan. Bahkan bangunannya berdiri di atas tiang.

" Ya, karena kondisi kala itu masih banyak binatang buas yang berkeliaran di Muara Bulian " sambung Ibrahim. 

Lanjut Ibrahim, pemberian nama Al Muhajirin itu sendiri adalah karena prakarsa pendirian mesjid serta dananya berasal dari para pendatang yang bermukim di Muara Bulian. 

" Al Muhajirin itu sendiri berarti para pendatang. Merekalah yang memprakarsai pendirian mesjid sekaligus membantu dana pembangunannya" ungkapnya. 

Mesjid Agung Almuhajirin yang terletak dekat dengan rumah dinas bupati ini sekarang sudah besar dan menjadi mesjid andalan oleh Pemkab Batanghari, apalagi pada acara keislaman. Sumbangan dari masyarakat serta pejabat yang peduli dengan pembangunan mesjid ini, terus mengalir.

Mesjid Agung Al Muhajirin, sekarang merupakan satu-satunya mesjid agung yang dimiliki Kabupaten Batanghari. Bahkan di mesjid ini siapapun bupatinya selalu melakukan Sholat Jum'at dan Tarawih di Bulan Ramadhan. (Fri)