Jambi - Kabid Alkal Dinas PUPR Provinsi Jambi Sigit Irianta, diduga telah menyewakan alat milik UPTD ALKAL Dinas PUPR provinsi Jambi untuk pengerjaan proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) dengan paket Rehabilitasi Peningkatan dan pengerasan jalan batang hari kiri tembus Citandui Desa Wanareja Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo dengan panjang 1,5 km pagu Rp 206 juta lebih.

Menanggapi hal tersebut saat dikonfirmasi Halo Jambi, Kabid Alkal Provinsi Jambi, Sigit Irianta angkat bicara. 

Ia menyampaikan selain untuk penanganan kritis yang bersifat swakelola, fungsi tugas bidang Alkal Dinas PUPR Provinsi Jambi juga untuk penginputan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara menyewakan alat berat yang ada terhadap pihak ketiga yang membutuhkan. 

"Diutamakan memang untuk swakelola karena sudah terjadwal, sedangkan kalo rental itu tergantung orang yang menyewanya," ujarnya singkat, Senin (9/9/2019) kemarin. 

Ia mengaku untuk menangani jalan secara swakelola di 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi hanya dianggarkan sebesar Rp 18 Miliar. Maka dari itu, bidang Alkal juga harus mengejar PAD. 

"Kita ini seperti buah Simalakama, disaat alat ingin disewakan. Akan tetapi, harus juga digunakan untuk swakelola dan keduanya ini penting," tandas Sigit. (uya)