KUALATUNGKAL - Warga Kelurahan Tungkal Harapan Kecamatan Tungkal Hilir, Kualatungkal Kabupaten Tanjungjabung Barat hari ini Kamis (12/9) baru saja dikejutkan dengan insiden kebakaran yang terjadi, musibah tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 Wib pagi, namun api dapat dipadamkan setengah jam setelah kejadian. Akibat hal ini warga sekitar menjadi panik, warga berlarian menyelamat diri dan harta benda masing-masing. Namun untungnya petugas pemadam kebakaran dari instansi terkait dengan sigap meluncur ke lokasi melakukan penanganan kondisi darurat tersebut.
Sebagaimana yang dipantau Halo Jambi News.Com pristiwa kebakaran menghanguskan beberapa rumah warga di Kelurahan Tungkal Harapan tersebut, kobaran api yang berasal dari salah satu rumah warga dengan cepat melahap hangus rumah-rumah milik warga lainnya yang berdekatan, yang membakar hangus rumah-rumah berbahan kayu dan papan itu dalam sekejam. Menurut keterangan warga yang menyaksikan kejadian bahwa tidak sampai 30 menit api telah dapat dipadamkan oleh petugas Damkar yang tangkap setelah mendapat laporan telah terjadi kebakaran. Namun si jago merah telah sempat melahap 10 rumah, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Informasi yang dihimpun Halo Jambi News.Com yang disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Tungkal arapan M Yusra, yaitu terdapat 10 unit rumah yang terbakar dengan rincian 4 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang dan 3 rumah lainnya rusak ringan.
Sementara itu Kepala Kelurahan Tungkal Harapan Siska Selvianti yang ditemui Halo Jambi News.Com di Kantor yang berdekatan dengan lokasi kebakaran mengatakan bahwa pihaknya baru saja kembali dari lokasi kebakaran namun belum dapat memberikan informasi tentang data detail kejadian kebakaran di wilayahnya, disebabkan kepanikan warga korban kebakaran masih sulit untuk segera dilakukan pendataan korban dan petugas pemadaman dari instansi terkait masih sedang berkonsentrasi di lokasi melakukan tugasnya, “ Masih panik, jadi dari Dinas sosial sudah standby di sana,namun data-data dan informasi lainnya terkait kejadian ini belum bisa kita sampaikan sekarang, namun Dinas Sosial sedang berkoordinasi dengan kita didalam mengumpulkan data jumlah anak-anak usia sekolah yang turut serta menjadi korban bersama orang tua mereka kehilangan tempat tinggal,” ujar Siska.
Menurut Siska pihaknya belum mengetahui persis jumlah Kepala Keluarga dalam musibah ini yang kehilangan tempat tinggal, “ Pak RT belum bisa dimintai keterangannya sebab masih sibuk membantu warga di lokasi, Alhamdulillah terbantu oleh Damkar, sehingga api dapat dipadamkan,” ungkap Lurah Tungkal Harapan.
Salah satu warga korban kebakaran Rahliza (26) mengatakan dirinya saat kejadian sedang tidak berada di rumah, dia dan suaminya sedang ke lorong sebelah untuk mengambil air bersih.” Kami tak tahu karena sedang mengambil air bersih bersama suami di lorong sebelah api membesar saya kaget karena itu di lorong rumah saya, saya berlari ke rumah untuk masih sempat mengambil dokumen-dokumen penting keluarga seperti KTP surat-surat lainnya dan uang, saya susah bergerak karena ada anak kecil, tidak bisa mengambil barang-barang lainnya dalam rumah,” ujar Rahliza dengan wajah yang masih terlihat panik.
Untuk tempat tinggal sementara menurut Rahliza dia, anak dan suaminya akan menumpang di rumah ibunya.” Sementara tinggal di rumah mama, rumah mama tidak terdampak kebakaran tidak jauh dari sini,” katanya. (ifa)