Jambi - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan, Rabu (18/9/2019) pagi. Selain dari unsur kepolisian, Salat Istisqa yang digelar di lapangan apel Mapolda Jambi itu juga diikuti jajaran Korem 042/Gapu, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, serta masyarakat umum. 

Salat Istisqa diimani oleh Pimpinan Pondok Pesantren Asshidiqqi, Saiqon Hadi, yang sekaligus memberikan tausiyah kepada jamaah yang hadir.

Tidak hanya Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS bersama pejabat utama Polda Jambi, Salat Istisqa juga dihadiri ketua sementara DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kasrem 042/Gapu Letkol Arh. Hary, Kabinda Jambi Brigjen Pol Dul Alim, serta Wakil Walikota Jambi Maulana.

Dalam sambutanya Kapolda menyampaikan tujuan dilaksanakannya sholat Istisqa ini adalah untuk mengajak seluruh keluarga besar Polda Jambi dan masyarakat Provinsi Jambi khususnya Kota Jambi untuk bersama-sama bermunajat dan bertasbih memohon kepada Allah SWT agar menurunkan Rahmat hujan dan di jauhkan dari dampak kabut asap yang sedang terjadi.

"Bahwa kondisi wilayah Indonesia saat ini mengalami kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan yang khususnya dialami di wilayah Provinsi Jambi, tidak hanya itu kabut asap yang mengancam kesehatan dan persedian air yang sangat menipis, hal ini tentu berdampak buruk bagi masyarakat khususnya di wilayah Provinsi Jambi," ujarnya. 

Selain itu Kapolda Jambi berpesan semoga Doa kita Dijabbah Allah SWT, dan jadikanlah momen ini untuk bertobat dan kembali kepada-nya, bilamana kita banyak melakukan kesalahan. 

"Semua adalah kuasa Allah. Sehebat apapun yang kita lakukan namun ada keterbatasan yang kita miliki. Sebagai manusia, manusia sendiri ada, baik itu keterbatasan sumber peralatan dan yang penting ada keterbatasan sumber dana dalam mendukung kegiatan operasi ini," katanya.

Ia menyampaikan sebagai manusia biasa dengan segala upaya dilakukan, dengan segala kemampuan yang kita miliki dan dengan segala keterbatasan kita, ternyata tidak mampu melawan kehendak Allah. 

"Hari ini sebagai umatnya yang sangat kecil di hadapan Allah, kita berharap segera mendapat anugrah diturunkan hujan sehingga nanti kita bisa terhindar daripada kebakaran hutan yang terus meluas," harap Kapolda.

Sekali lagi, Kapolda meminta semua jemaah untuk intropeksi diri.

"Introspeksi diri kembali, bilamana kita banyak melakukan kesalahan, karena kita sebagai manusia biasa terkadang berbuat kesalahan," tuturnya. 

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, doa kita diterima dan pada hakekatnya untuk menaikkan derajat martabat kita, di mana kita dapat bersabar menghadapi cobaan ini. Sehingga kita mendapat anugerah terbebas dari kebakaran hutan," tandas Kapolda. (uya) 


loading...