Jambi - Dalam rangka menyambut tahun baru Persaudaraan Pemuda Buddha Maitreya Indonesia (Persadabumi) Jambi menggelar kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) berbagi kasih dengan anak yatim dan piatu. Minggu (13/1/2019).

Kegiatan yang bertemakan "Berbagi Kasih, Hidup Sehat Bahagia, Menuju Dunia Satu Keluarga" ini diselenggarakan di Vihara Putra Maitreya yang terletak di Kelurahan Rajawali, Kota Jambi. 

Adapun yang diundang terdapat 6 panti asuhan yang berada di Kota Jambi, yaitu panti asuhan al amin, panti asuhan al ikhlas, panti asuhan darul aitam, panti asuhan umi ikhlas, panti asuhan madinatul aitam, panti asuhan abul hasan dan panti asuhan Garuda. 

Ketua Persadabumi Jambi, Darmajaya mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyambut tahun baru dan menutup tahun yang lama dengan berbagi kasih kepada anak yatim. 

"Jadi, keuntungan selama tahun 2018 kita sumbangkan kepada anak - anak yatim," ujarnya. 

Dijelaskan Darmajaya, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persaudaraan antar umat beraga, saling menghargai dan menghormati perbedaan keyakinan di Indonesia. 

"kegiatan ini untuk menyatukan hati bersama kepada semua kalangan agama agar bisa bersatu tidak membedakan satu sama yang lain. Intinya kita mau menciptakan dunia satu keluarga, meskipun dengan menjalankan kepercayaannya masing - masing," jelasnya. 

Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan pertama kali di Kota Jambi. Jika selama ini, hanya berkunjung ke panti. Namun, kali ini Persadabumi Jambi dan pihak Vihara Putra Matreya mengundang anak panti dan meminta untuk berbagi mengisi acara. 

"Setiap panti yang kita undang, kita meminta anak panti untuk menampilkan sebuah karya seni ataupun sejenis dengan tarian untuk saling memperkenalkan keragaman dan lain sebagainya," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Vihara Putra Maitreya, Indrifita mengatakan kegiatan baksos ini berkemungkinan akan terus diselenggarakan setiap tahunnya. Namun, dengan konsep yanng berbeda. 

"Mungkin akan kita selenggarakan setiap tahun, dan mengundang panti - panti asuhan yang lain dengan konsep yang berbeda," tutupnya singkat. 

Untuk diketahui dalam kegiatan ini, setiap panti asuhan memberikan atau menyumbangkan sebuah karya seni ataupun sejenis dengan tarian untuk saling memperkenalkan keragaman seperti hadroh, sholawat dan lain sebagainya. (uya)