Jambi –Angkutan umum Trans Siginjai di Jambi sangat membantu masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar. Selain nyaman, tarifnya juga relatif murah. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Wing Gunariadi saat dikonfirmasi. Kamis (17/1/2019).
Ia menyebutkan minat atau animo masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar sangat terbantu dengan adanya bus trans siginjai yang biasanya dari pijoan ke simpang rimbo tarifnya Rp12.000 dengan menggunakan kendaraan kecil minibus maka dengan trans siginjai dari pijoan sampai halte terakhir (samping kantor inspektorat) hanya membayar Rp 3.000.
"selain harganya murah bus yang digunakan ini juga sangat nyaman dan difasilitasi AC," ujarnya.
Untuk saat ini, kata Wing mengenai penambahan rute, dan penambahan bus yang diajukan ke Pemerintah Pusat, Pihak Dishub Provinsi Jambi telah menerima hibah atau basto.
Adapun nantinya akan dilaksanakan uji coba pada koridor 2 dengan tujuan dari Sengeti ke Bandara Sulthan Thaha.
“Baru – baru ini kami telah menerima hibah atau basto terkait bantuan Bus Rapid Transit (BRT) tahun 2018 yang insyaAllah Februari atau Maret faktur bisa di proses bbn ke Pemerintah Provinsi Jambi sehingga kita nantinya dapat melaksanakan uji coba pada koridor 2 dengan tujuan dari Sengeti ke Bandara Sulthan Thaha dimana pada tahun 2018 juga kami telah melaksanakan studi lokasi halte BRT yang insyaAllah," tuturnya.
Selain itu, untuk tahun 2019, kata Wing, Dishub Provinsi Jambi akan mengajukan surat ke Kemenhub RI terkait bantuan tambahan bus BRT sebanyak 10 unit.
”untuk tahun 2019 kita akan membuat surat ke Kemenhub RI terkait bantuan tambahan bus BRT sebanyak 10 unit untuk mengisi koridor yang belum terlayani dan sekaligus bantuan pembangunan halte BRT. Tentunya akan kita dukung dengan hasil studi lokasi halte BRT," jelasnya.
Sedangkan, dalam pengoperasionalan BRT ini tentunya tidak terlepas dengan pemerintah daerah Kota Jambi. Dalam hal ini, kata Wing, Dishub Kota agar pengoperasionalan ini nantinya bisa terconnecting dengan rute atau jariangan angkutan perkotaan yang ada di Kota Jambi.
Ia menambahkan, pihak Dishub Provinsi Jambi juga akan selalu mengevaluasi terhadap operasional BRT guna untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa trans siginjai.
” Kedepan kami akan selalu melaksanakan evaluasi terhadap operasional BRT ini guna untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa trans siginjai ini dan kita selalu berkoordinasi dengan Dishub Kota agar angkutan BRT trans siginjai ini akan selalu ter coneting dengan angkutan perkotaan agar dapat melayani masyarakat dengan baik” pungkasnya.(uya)