Malang Nasib Irmansyah, Warga Miskin Di Desa Sungai Toman yang Tak Pernah Tersentuh Bansos

 

HALOJAMBI.ID, TANJABTIM - Saat ini pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terus mengucurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

 

Kendati demikian, sayangnya di tengah kucuran bantuan pemerintah tersebut, masih ada saja masyarakat kurang mampu yang luput dari perhatian.

 

Contohnya saja, Irmansyah (63). Duda yang dikaruniai dua anak laki-laki ini, menetap di RT 06, Dusun Abadi Jaya, Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

 

Meski tergolong warga tak mampu, Irmansyah mengaku tak pernah tersentuh satupun bantuan sosial pemerintah. "Belum ada, sampai ini hari gak ada. Kemarin adalah RT nya datang ngambil KK ke rumah, sebulan lalu lah,"kata Irmansyah kepada halojambi.id, Jumat (22/05/20).

 

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet ini hanya bisa pasrah. Bagaimana tidak, semenjak terdampak Covid-19 dua bulan terakhir ini hidupnya semakin terasa sulit. "Motong karet hanya dapat 7 kilo perdua hari pak. Harganya saat ini hanya Rp 5.000 Perkilogram,"jelasnya.

 

Irmansyah hidup bersama dua putranya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Meski luput dari perhatian pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Namun semangat juang Irmansyah untuk dapat hidup patut di acungi jempol.

 

Betapa tidak, meskipun penghasilannya dalam menyadap karet jauh dari kata cukup, tapi ia dan keluarganya tidak pernah patah semangat. "Kalau kita mau bilang apa pak. Cuma kalau mau menghitung soal apakah yang menerima bantuan itu dicek kerumah masing masing, belum tentukan,"tandasnya.(kms)