MUARA SABAK - Puluhan personil anggota Tim Satgas TMMD 108 Kodim 0419 Tanjab telah diberangkatkan menuju medan tugas "TMMD Pengabdian Pengabdian Untuk Negeri" berlokasi di Desa Labuhan Pering Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjungjabung Timur dengan menggunakan moda transportasi sungai yaitu kapal motor atau perahu bermesin yang disebut pompong (menurut sebutan lokal masyarakat setempat). 

Puluhan prajurit TNI Kodim 0419 Tanjab yang terlibat dalam kegiatan "operasi" TMMD ke 108 tahun 2020 telah meninggalkan dermaga pemberangkatan dengan menggunakan kendaraan air berupa kapal kayu/pompong guna menuju Desa Labuhan Pering yang akan ditempuh selama 6 hingga 8 jam dalam kondisi cuaca yang mendukung (cerah).

Hal ini disampaikan oleh Danramil Nipah Panjang Kapt.Inf. Tarigan Senin (22/6) kepada awak media di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur. 

Menurut Kapt. Inf. Tarigan disebabkan sulitnya cara tempuh menuju Desa Labuhan Pering dengan transportasi darat sehingga seluruh personel TNI yang bertugas dalam kegiatan TMMD tersebut diberangkatkan dengan jalur sungai." Disebabkan masih belum adanya akses jalan darat, walaupun ada hanya untuk jalan sepeda motor dengan memakan waktu tempuh lebih kurang 2 sampai 3 jam dan itupun disaat cuaca panas. Sehingga kita menggunakan kapal pompong pengangkut kelapa (kapal motor) dengan menerobos derasnya arus Sungai Lokan," ungkap Danramil Nipah Panjang.

Menutup keterangannya Kapt.Inf.Tarigan mengatakan dengan semangat yang tinggi dan terjalinnya kekompakan yang baik diantara para personel tentara TNI yang mengemban tugas mulia "TMMD Pengabdian Untuk Negeri" kesulitan menuju lokasi dapat diatasi." Meski perjalanan cukup sulit menuju lokasi TMMD kita harus bersemangat dan kompak. Karena ini pesan dari Komandan Kodim 0419 Tanjab,” ujarnya. 

Pada kesempatan terpisah, Dandim 0419 Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto mengumukakan bahwa letak lokasi TMMD tidak mudah dicapai akibat belum terbukanya akses jalur darat untuk kendaraan roda empat."Kalau kita mau kelokasi dengan membawa material untuk keperluan TMMD, kita harus naik kapal motor (pompong) menyeberangi Sungai Lokan dengan lama perjalanan antara 6 sampai 8 jam menuju lokasi TMMD di Desa Labuhan Pering," ujar Dandim

Menyinggung soal tujuan program TMMD Dandim mengatakan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu Program Terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang memang bertujuan mempercepat pembangunan. Harapannya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta bertujuan mempererat Kemanunggalan TNI - Rakyat."Sesuai dengan tema "TMMD Pengabdian Untuk Negeri". Sistem perencanaannya Bottom Up Planning, dan ditujukan untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga hasilnya nanti akan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat dan diharapkan bisa membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Tanjab Timur, khususnya desa pelosok terisolir," ungkap Letkol Inf Erwan Susanto.

Mengenai proses tehnis kegiatan TMMD yang akan berlangsung Dandim menyebutkan beberapa agenda kegiatan yang telah direncanakan segera direalilasasikan seiring berlangsungnya program TMMD tersebut."

Sasaran fisik yang akan kita kerjakan nantinya, yakni pembuatan jalan baru dari Parit 6 Dusun 2 Sungai Kapas menuju Parit 11 Sungai Benuh Desa Labuhan Pering sepanjang 10.695 Meter dengan lebar 5 Meter serta tinggi badan jalan 1 Meter, dengan tujuan agar masyarakat akan lebih mudah Utk mengangkut hasil kebunnya, krn kalau melalui jln Kampung yg sdh ada, Ada perbedaan +- 3 sd 4 km. Sedangkan sasaran tambahan berupa Bedah Rumah sebanyak 4 Unit, pembuatan Sumur Bor sebanyak 1 Unit, Perbaikan lapangan Sepakbola 1 Unit serta Rehab Masjid 1 Unit," kata Dandim.

Menurut Dandim sasaran pelaksanaan program TMMD selain yang bersifat fisik terdapat pula program kerja TMMD yang bersifat non fisik, yaitu dengan melaksanakannya kegiatan penyuluhan terkait berbagai isu," Masih dalam program TMMD kita akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19, juga menyampaikan penyuluhan sektor Pertanian,Pembangunan Perkebunan, Perikanan dan Kelautan, Wasbang dan Karhutla, Pemilu Damai, Narkoba, tentang KB,Paket C, dan Penyuluhan Sertifikasi Lahan / Tanah serta Penyuluhan UU ITE," tutur Letkol.Inf. Erwan Susanto, menutup keterangannya. (mus)