Jambi - Solidaritas Penegak Front (SPF) Islam Jambi memonitoring salah satu cafe yang diduga melebihi batas jam operasional yaitu Fellas Jambi. Minggu dini hari (3/2/2019).
Sempat terjadi adu mulut antara organisasi yang dinaungi Front Pembela Islam (FPI) Jambi dengan Managemen Fellas Jambi tersebut. Tak sedikit pula pengunjung keluar dan memilih untuk pulang melihat kejadian yang sempat sedikit memanas itu.
Beruntung, kejadian itu cepat ditengahi oleh pihak kepolisian yang berjaga.
Ketua SPF Islam Jambi, Azul Azman mengatakan kedatangan mereka karena telah mendapat informasi dari masyarakat bahwa Fellas Jambi sering mengadakan keramaian yang melebihi batas jam operasional.
"Kita datang hingga jam segini (Pukul 01.30 WIB, Minggu dinihari (3/2/2019) - Red) masih tetap berlangsung, dan berlanjut" ujarnya.
Kemudian dikatakan Azul, Fellas Jambi ini juga terlalu dekat tempat ibadah hingga dapat mengganggu orang - orang beribadah.
"Fellas ini tidak jauh dari Masjid hanya sekitar 50 meter dapat mengangggu orang beribadah," jelasnya.
Selain itu, cafe yang beralamat di kawasan Sukarejo tersebut juga diduga menjual minuman beralkohol yang tidak memiliki izin.
"sesuai yang kita temukan izin minuman yang ada golongan A, akan tetapi yang diperjual minuman golongan B dan C yang melebihi kadar alkohol 5 persen," tururnya.
Atas kejadian ini, Ia juga akan melanjutkan untuk melaporkan kepada Walikota Jambi hingga Polda Jambi untuk meninjau kembali izin Fellas Jambi tersebut.
"Kita akan lanjutkan ini ke Polda dan Walikota Jambi," tandasnya.
Sementara itu, Manager Operasional Fellas Jambi, daniel Kaligis saat ini angkat bicara atas kejadian tersebut.
"No coment dulu, yang jelas izin kita semua sesuai prosedur yang berlaku dan saat ini keadaan sudah aman dan kondusif," ujarnya singkat. (uya)