BM PAN Tanjab Timur dan Seluruh DPC Siap Kawal Suara Haris - Sani

 

TanjabTimur-Halojambi.id BM PAN dan seluruh DPC PAN di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) siap mengawal suara pasangan calon Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut 3 di bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung hingga di Pleno tingkat Kabupaten.

 

Hal ini dilakukan, supaya suara yang diperoleh sesuai dengan perhitungan cepat yang dilakukan oleh Tim pasangan calon. Seperti yang diutarakan oleh Sulpani, selaku Ketua BM PAN Tanjab Timur kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya selalu siap untuk mengawal suara yang diperoleh oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yaitu Haris - Sani hingga ketingkat Kabupaten.

 

Karena, dari hitungan cepat yang dilakukan oleh pihak KPU suara pasangan dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut 1 dan nomor urut 3 hanya berselisih sekian persen.

 

"Karena itulah kita akan terus kawal dari tingkat Desa atau Kelurahan hingga ke tingkat Kabupaten. Tujuan kita adalah, sebagai upaya untuk memastikan kalau suara pasangan calon nomor urut 3 ini tidak bermasalah di wilayah Tanjab Timur," katanya, Sabtu (12/12/20) sore, di Muarasabak.

 

Selanjutnya, Sulpani juga akan terus berkoordinasi dengan DPC PAN se Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk memastikan kalau pengawalan penghitungan secara manual ini dapat berlangsung dengan baik. Dan ia berharap, didalam proses penghitungan secara manual ini tidak terjadi human eror atau kecurangan.

 

"Mudah mudahan penghitungan suara sesuai dengan C1. Dan tentunya, kami siap mengawal hingga ke tingkat Kabupaten," lanjutnya.

 

Sementara itu, Muhammad Aman, selaku Ketua DPC PAN Muara Sabak Timur juga menyatakan dengan semangat kalau dirinya siap dalam pengawalan suara dari Haris - Sani. Dan sejauh ini, sebutnya, belum ada suara yang di peroleh oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut 3 ini bermasalah.

 

"Semoga sampai ketingkat Kabupaten suara dari pasangan calon Haris - Sani tidak bermasalah ataupun di permasalahkan," sebutnya.(kms)