Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 Pemkab Tanjabbar Gelar Kegiatan Secara Daring

KUALATUNGKAL,Halojambi.id-Pemerintah Tanjungjabung Barat melalui instansi terkaitnya Selasa (15/12) telah sukses menggelar kegiatan pertemuan tahunan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Tanjungjabung Barat secara virtual, format acara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, disebabkan kondisi pandemi Covid-19 saat ini sehingga menjadi kendala dalam pelaksaanaan acara yang menghadirkan undangan secara tatap muka.

Pihak Bappeda Tanjungjabung Barat selaku panitia pelaksana lalu menggagas kegiatan secara daring melalui aflikasi zoom meeting. Mengawali pertemuan melalui aflikasi zoom meeting tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanjungjabung Barat Ir H Firdaus Khatab MM, mengemukakan dalam laporannya mengenai penyelenggaraan kegiatan pertemuan tahunan Forum TJSLP Tanjungjabung Barat berlangsung dengan cara berbeda.

"Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya mengingat belum meredahnya Covid-19 kegiatan Forum TJSLP tahun ini kami laksanakan secara daring melalui Aflikasi Zoom Meeting sebagai upaya memutus mata rantai persebarannya ( virus Corona ) ," ujar Firdaus.

Menurut Firdaus pihaknya mengundang hadir secara virtual Ketua Komisi III DPRD Tanjungjabung Barat selaku Ketua Mitra Kerja, Kepala Perwakilan SKKmigas Sumbagsel, Perwakilan Anggota TJSLP baik BUMN maupun swasta yang beroperasi di Kabupaten Tanjungjabung Barat."Dan beberapa OPD penerima manfaat program TJSLP untuk hadir di tempat kegiatan ini diselenggarakan," sebut Firdaus.

Bupati Tanjungjabung Barat yang berhalangan hadir membuka kegiatan pertemuan virtual tersebut sehingga kehadirannya diwakilkan kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanjungjabung Barat Ir. H Firdaus Khatab guna membuka acara ini yang disiarkan secara daring dari Kualatungkal Ibukota Tanjungjabung Barat, saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Firdaus mengatakan bahwa tahun ini merupakan kegiatan pertemuan ke 6 kali Forum TJSLP berlangsung.

"Saya sampaikan kepada Bapak/Ibu sekalian para pemimpin perusahaan, meski belum seluruh perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSLP melaksanakan kegiatannya, namun sudah sangat banyak kotribusi perusahaan dalam rangka mendukung dan mengambil peran pada kegiatan pembangunan di Kabupaten Tanjungjabung Barat," ucap Kaban Bappeda mewakili Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati melalui Kaban Bappeda menyampaikan himbauannya untuk dipatuhinya protokol kesehatan." Akhirnya melalui Forum TJSLP ini saya menghimbau tetaplah patuhi protokol kesehatan demi segera memutus persebaran virus Covid-19 agar supaya kehidupan kita berbangsa dan bermasyarakat segera pulih seperti sedia kala," tulis Bupati dalam kata sambutannya, sebagaimana yang dibacakan oleh Kaban Bappeda Tanjungjabung Barat Ir. H Firdaus Khatab.

Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Tanjungjabung Barat Mulyadi selaku panitia pelaksana kegiatan ini, kepada Halojambi.id Selasa (15/12) siang saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan tersebut telah terlaksana dengan diikuti oleh banyak pihak baik pihak perusahaan yang berdomisili di Tanjungjabung Barat maupun OPD terkait, namun kegiatan tahunan ini yang merupakan pertemuan Forum TJSLP Tanjungjabung Barat yang pertama dilaksanakan secara daring, disebabkan kondisi pandemi Corona saat ini tidak memungkinkan digelar pertemuan tatap muka, guna tetap mendukung gerakan yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kondisi pandemi saat ini tidak memungkinkan kita mengundang banyak orang untuk hadir, sehingga digagaslah kegiatan Forum TJSLP secara daring, yang bisa terlaksana hari ini," ujar Mulyadi.

Sementara itu Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanjungjabung Barat Fery dikonfirmasi terpisah mengatakan disebabkan kondisi yang masih terus berkecamukannya penularan virus Corona sehingga pihaknya memutuskan menggelar kegiatan secara virtual.

"Makanya pertemuan tersebut dilakukan secara daring melalui vidio confrence, tidak tatap muka, dan menerapkan 50% dari kapasitas ruang rapat, dengab jarak dua meter per orangnya serta bermasker, cuci tangan sebelum masuk ruangan," ungkap Fery.(ifa)