Objek Wisata di Kualatungkal Ganti Nama, Warga Abaikan Prokes

KUALATUNGKAL,Halojambi,id-Pemerintah Tanjungjabung Barat di ujung tahun ini membuat kejutan yang menimbulkan pro-kontra masyarakat dengan mengganti nama sejumlah lokasi objek wisata yang ada ibukota daerah ini, yang menimbulkan antusiasme masyarakat sehingga berbonfong-bondong datang ke destinasi pelancongan tersebut dengan mengabaikan protokol kesehatan.

Warga berbaur satu sama lain tanpa jaga jarak, berdesak-desakan untuk photo Selfi di plang nama baru objek wisata ini. Anggota DPRD Tanjungjabung Barat H Syaifuddin SE, dikonfirmasi di Kualatungkal terkait masyarakat yang berada di objek wisata abai protokol kesehatan, di Kualatungkal Ahad sore (20/12) menyatakan bahwa pihaknya sore ini akan meninjau objek wisata yang berganti nama tersebut guna memantau situasi masyarakat yang berada di lokasi Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam.

"Saya baru sore ini akan berkunjung kesana, saya ingin memantau langsung kondisi di objek wisata tersebut, namun terkait protokol kesehatan yang sudah ada Perdanya dan sudah ada Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di lapangan yang bekerja, artinya pemerintah di sini harus tegas, masyarakat diwajibkan patuhi protokol kesehatan, itu sudah.menjadi syarat bila berada di ruang publik, hendaknya Tim Satgas memantau hal ini, agar dapat selalu mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan," ujar H Syaifuddin.

Pantau Halojambi.id Sabtu sore kemarin. (19/12) salah lokasi objek wisata yang berganti nama yang telah menjadi ikon Kota Kualatungkal berada di tepi perairan kota ini semula bernama "Water Front City" lalu "mendadak" oleh pemerintah Tanjungjabung Barat diberikan nama baru yaitu Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam, warga menjadi heboh dengan pendapat yang pro-kontra di media sosial dengan berbagai komentar yang mencuat baik pro maupun kontra.

Namun terlepas dari hal tersebut kunjungan warga ke objek wisata tersebut menjadi membludak sepanjang jembatan yang dilewati dipenuhi pengemudi sepeda motor dan mobil, namun warga yang berada di areal Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam berdesak-desak ingin berphoto pada ornamen tulisan nama baru objek wisata tersebut, terdapat warga yang tidak mengenakan masker saling berbaur dengan mengabaikan protokol kesehatan padahal Pemerintah Daerah Tanjungjabung Barat ini baru saja mengeluarkan peraturan daerah yang diterbitkan tahun ini terkait pemberlakuan protokol kesehatan dimasa pandemi.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjungjabung Barat H Taharudin yang dikonfirmasi Halojambi.id terkait masalah ini mengatakan bahwa pihaknya tiada henti-hentinya mengingat masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3 M saya berada di ruang publik.

" Kami selalu ingatkan masyarakat jangan pernah abaikan protokol kesehatan baik secara lisan maupun melalui spanduk-spanduk di semua tempat umum di daerah ini, masyarakat tetap dengan 3 M nya," ungkap Taharudin.

Firna (24) salah pengunjung Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam ditemui Halojambi.id Sabtu sore (19/12) saat sedang menikmati panorama alam pesisir di sekitar objek wisata ini mengatakan adalah suatu yang beresiko bagi pengunjung yang datang ke tempat wisata tidak mengenakan masker selain membahayakan dirinya adalah mengancam keselamatan oran lain juga.

" Namanya tempat wisata orang pasti ramai, tetapi hendaknya masing-masing pengunjung mampu mematuhi protokol kesehatan sebab jika sampai abai tidak mengenakan masker sangat beresiko tertular Covid-19 dari mereka yang mungkin OTG ( Orang Tanpa Gejala) ," tutur Firna.

Menurut Firna potensi penularan terjadi di tempat umum sangat tinggi, sebab itu masyarakat hendaknya berhati-hati dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

" Saya menyaksikan sendiri warga berdesak-desakan tadi saat mau photo mengabadikan moment terbaiknya di sini, tanpa menjaga jarak satu sama lain, berebutan ambil posisi di plang nama yang bertulis Titian Tanggo Rajo Mustika Rajo, sudah mengabai Prokes," ungkap Firna.(ifa)