Malam Tahun Baru 2021 di Kota Orang Kayo Sepi Dalam "Kepungan Pandemi Covid-19
Ditulis oleh : Musdalifah Rachim
Malam pergantian tahun di Kualatungkal yang biasanya pada tahun-tahun sebelumnya masyarakat merayakannya dengan penuh kegembiraan menyambut datangnya tahun yang baru.
Namun apa yang terjadi saat menuju ke 2021 tiada perayaan yang boleh dilakukan kecuali tetap berada di rumah masing-masing namun tidak dibenarkan menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan mendatangkan orang untuk berkumpul, ramai-ramai.
Dan jika hal itu terjadi pihak kepolisian dan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjungjabung Barat siap membubarkannya. Pantauan Halojambi.id Kamis (31/12) malam sekitar pukul 23.00 Wib satu jam sebelum pukul 00.00 Wib di Jalan Siswa Simpang Islamic suasana sepi, pedagang makanan yang menjajakan kuliner malam ( nasi goreng dan nasi wuduk) di lokasi ini sejak sore tidak berjualan.
Hanya pedagang buah yang masih bertahan, toko-toko pakaian dan counter seluler di sekitar ini sudah tutup sejak sore, sehingga suasana terlihat lengang dan sepi, pengendara yang melintas di jalan inipun satu dua sepeda motor, tiada konvoi bermotor seperti yang biasa dilakukan anak-anak muda pada saat menyambut malam pergantian tahun.
Bahkan pedagang terompet yang masih menjajahkan terompetnya malam itupun terpaksa harus menanggung kerugian, tiada yang mampur membeli terompetnya. Pandemi Corona telah mengubah semua kebiasaan dan bahkan peradaban manusia saat ini.
Protokol Kesehatan diberlakukan pada semua aktivitas kehidupan yang berhubungan interaksi sosial dengan orang lain. Tidak terkecuali dalam menyambut malam tahun 2021 dengan Pemerintah Daerah Tanjungjabung Barat menutup akses masuk dan keluar dari kota Kualatungkal guna membatasi pergerakan masyarakat sebagai langkah kewaspadaan terhadap terjadinya potensi persebaran Covid-19 di malam tahun baru, sejumlah tempat wisata dan rekreasi di Kota Orang Kayo inipun ditutup, tiada tempat untuk melakukan perayaan tahun baru secara bersama-sama.
Suasana ini menjadi fenomenal ketika menyaksikan sepi dan muramnya ruang publik di Kualatungkal, sebab kondisi sepi malam tahun baru itu tidak pernah terjadi sebelum-sebelumnya. Akiibat proteksi yang dilakukan pemerintah daerah guna sebagai upaya pencegahan persebaran Covid -19 di semua lini.
Entah dari arah mana malam itu tepat pukul 00.00 Wib suara dentuman tembakan kembang api ke udara bertalu-talu di ruang udara Kota Kualatungkal, seketika langit seperti memancarkan miliaran binar cahaya warna-warni indah, kemuraman sirna seketika, menyemarakkan suasana menyambut tahun baru tanpa pesta di tengah "kepungan" virus Corona tidak memudarkan semangat masyarakat untuk sekedar bergembira bahwa tahun 2021 telah tiba.(ifa)