KUALATUNGKAL,Halojambi.id-Peningkatan jumlah warga Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi yang terinfeksi virus Corona, dalam berapa hari terakhir ini cukup memprihatikan hampir mencapai angka 500 penderita, sehingga hal ini menjadi evaluasi bagi Satgas Percepatan Penangan Covid-19 atas tingkat kepatuhan masyarakat di daerah ini terhadap protokol kesehatan yang diberlakukan kepada setiap individu masyarakat guna memutus mata rantai persebaran Corona.

Juru Bicara Percepatan Penangan Covid-19 Tanjungjabung Barat, Ir. H. Taharuddin sangat menyayangkan masih banyak warga yang terkesan cuek dan abai dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Mari bersama-sama kita patuhi protokol kesehatan. Diharapkan kesadaran seluruh masyarakat terhadap kesehatan harus ditingkatkan, jangan lalai terlebih meremehkan,” ujar Jubir Percepatan Penangan Covid-19 Tanjungjabung Barat itu. Mengingat Tanjungjabung Barat berada pada posisi ketiga tertinggi di Provinsi Jambi menurut jumlah angka warga terinfeksi virus Corona.

Dalam keterangan persnya H Taharuddin di hadapan awak media di Kualatungkal Rabu(27/1) menyatakan sikap prihatinnya atas sebagian warga Tanjungjabung Barat belum mengikuti disiplin protokol kesehatan sehingga terjadi peningkatan jumlah penderita Covid-19 secara signifikan.

"Selama ini, kita dari Satgas Penanganan Covid-19 Tanjab Barat sudah rutin melakukan sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sudah dengan berbagai upaya diperingatkan, tingkat kesadaran masyarakat sepertinya masih kurang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah aktivitasnya sehari-hari." ungkap H Taharuddin.

Menurut H Taharuddin, intruksi Pemerintah disalahartikan oleh masyarakat dengan tidak mematuhi protokol kesehatan."Padahal, hingga saat ini pemerintah masih menginstruksikan untuk membatasi aktivitas di daerah yang masuk kategori zona merah, orange, dan kuning,” katanya, menambahkan keterangan Sehingga selaku orang yang mendapat amanah negara dalam penangan Covid-19.

Dikatakan H Taharuddin di tengah kondisi pandemi saat ini, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjungjabung Barat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai abai dan tak peduli di tengah pandemi saat ini.

Ketua PWI Tanjungjabung Barat Rita Gunawan Kamis (28/1) saat dimintai tanggapannya soal lemahnya kepatuhan masyarakat terkait pelaksanaan protokol kesehatan, membenarkan bahwa warga Tanjungjabung Barat masih sebagian yang abai terhadap protokol kesehatan.

" Kalau menurut pemantauan kita di lapangan memang warga banyak masih tidak menerapkan 3, bahkan warung-warung kopi di kota ini selalu penuh warga minum-minum kopi setiap harinya sambil ngobrol bersama-sama tanpa jaga jarak dan tentu tidak pakai masker, terlihat di jalan-jalan mereka keluar rumah tanpa memakai masker, walau pihak kepolisian dan Satgas Covid telah menghimbau masyarakat agar patuh Prokes dan razia dilaksanakan namun mereka tetap saja abaikan Prokes di ruang publik," ujar Rita.

Firna (24) Warga Jalan Bangkinang Kualatungkal, mengaku dirinya dan keluarga tidak pernah melepas masker saat keluar rumah," Kami sekeluarga jika keluar rumah tak pernah melupakan memakai masker, kami menerapkan 3 M," kata Firna (ifa)