SAROLANGUN - Terkait hebohnya pemberitaan Media diwilayah Sumatera Selatan (SUMSEL) tentang adanya warga Muratara, SUMSEL yang menjadi korban longsor akibat aktivitas PETI di Wilayah Kabupaten Sarolangun, Personil Humas langsung mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Kapolsek Limun Iptu Adi Prayitno, Senin (15/02/2021).

Dalam Konfirmasinya, Kapolsek Limun Iptu Adi Prayitno menjelaskan bahwa kejadian tersebut pihaknya belum mengetahui dimana kejadian tersebut."Karena sampai saat ini belum mendapatkan laporan dari warga, "Kata Humas Polres Sarolangun Aipda Ruslan.

Ditambahkan Ruslan kemudian Kapolsek Limun juga sudah berkoordinasi dengan menanyakan kebenaran berita tersebut kepada Kapala Desa Napal Melintang yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Muratara. "Kapala Desa Napal Melintang menjawab tidak mengetahui kejadian tersebut, "Jelasnya.

" Kita sudah koordinasi dengan Pak Kapolsek limun, tidak ada kejadian tersebut diwilayah nya, "Ujarnya. Kemudian itu, Kapolsek Limun Iptu Adi Prayitno juga memberikan penjelasan yang sama .

"Sampai saat ini saya belum menerima laporan terkait adanya warga Muratara yang menjadi korban longsor akibat aktifitas Peti, dan saya juga telah berkoordinasi dengan Kades Napal melintang yang wilayahnya berbatasan dengan kabupaten muratara dan tidak ada kejadian tersebut " Ungkapnya.(Sr.dian)