Sarolangun - Satu Unit Mobil Avanza milik Hilal menantu pemilik rumah yakni Sopiyan yang terparkir di teras rumah yang berada di RT  06 desa Simpang bukit kecamatan pelawan kabupaten Sarolangun, Senin (24/05/2021) dini hari sekira pukul 03.00 Wib dalam keadaan terparkir terbakar dan nyaris menghanguskan bangunan rumah.

Terbakarnya sebuah mobil yang terparkir terindikasi sengaja di bakar oleh orang yang tidak dikenal, hal ini dibuktikan adanya temuan sebuah botol yang disinyalir berisi minyak beserta sandal pelaku yang tertinggal di lokasi tersebut.

Supriansyah menantu Sopiyan pemilik rumah bercerita keluarganya yang sedang tidur, dikejutkan dengan kepulan asap yang telah membakar belakang mobil Toyota Avanza milik Hilal, sontak terbangun pada Senin dini hari pukul 03.00 wib dan mendorong mobil tersebut keluar rumah, saat dilihat kondisi mobil yang mengeluarkan api mengepul dan nyaris membakar rumahnya, dengan peralatan seadanya api yang membakar belakang mobil berhasil dipadamkan.

"Sedang tidur disaat dinihari terbangun melihat situasi mobil terbakar di bagian belakang dan nyaris membakar rumah, beruntung mobil bisa di dorong keluar dan api bisa dipadamkan" jelas Supri

Terbakarnya mobil Toyota Avanza dalam keadaan terparkir, menurutnya terasa tidak masuk akal, namun saat di telusuri, Sopiyan menemukan sebuah botol yang diduga berisi minyak dan sebuah sandal yang tidak diketahui siapa pemiliknya, dugaan sementara terbakarnya mobil Toyota Avanza tersebut diduga adanya orang yang sengaja ingin membakarnya, hal ini dibuktikan dengan temuan botol dan sandal diduga milik pelaku.

" Rasa rasanya tidak masuk akal terbakar mobil dalam kondisi mobil mati terparkir, dugaan saya ada orang yang sengaja membakarnya karena adanya bukti botol dan sendal tersebut" jelasnya.

Akibat kejadian ini Sopiyan beserta keluarganya yang menempati rumah tersebut merasa tidak nyaman dan seakan akan bisa saja terjadi kembali, untuk itu sopiyan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sarolangun dan bila benar adanya orang yang sengaja  ingin membakar dirinya  berharap polisi  segera  menangkap pelaku.

"Saya merasa hawatir dengan kejadian ini, saya harap polisi cepat mengungkapnya setelah kita laporkan kejadian ini" harapnya .

Sementara melalui via telpon kasat reskrim polres Sarolangun IPTU Rendi menjelaskan untuk saat ini belum bisa mengungkap kejadian tersebut, dan anggita Reskrim masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). " Kita masih selidiki dan anggota saya masih melakukan olah TKP" jelas iptu Rendi kasat Reskrim polres Sarolangun( Gun )