BUNGO- Aksi solidaritas, Gabungan Organisasi Pers yang ada di Kabupaten Bungo, terdiri dari Jurnalis Online Indonesia (JOIN), Persatuan Wartawan Bungo (PWB) Ikatan Jurnalis TV Bungo (IJTB) Ikatan Wartawan Bungo (IWB), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) dan Serikat Media Saiber Indonesia (SMSI).

Aksi solidaritas ini, seluruh insan pers di bungo mendatangai Mapolres Bungo, terkait kasus pengeroyokan kepada 2 jurnalis di Bungo di salah satu SBPU di Bungo, yang diduga adanya aktifitas ilegal.

Untuk itu, agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. Orasi berlangsung damai yang diwakili setiap perwakilan dari organisasi Pers Bungo yang tergabung. Aksi tetap mematuhi Prokes covid-19, tampak insan pers memakai masker dan membawa atribut meminta agar Polres Bungo segera menangkap pelaku premanisme pengeroyokan kepada ke dua jurnalis di Bungo.

Ketua Koordinator Aksi Azroni, meminta pihak kepolisian menindaklanjuti seluruh tuntutan yang telah dituangkan. "Pada intinya meminta proses hukum atas kasus pengeroyokan kepada dua jurnalis di Bungo segera ada kejelasan dari pihak Polres Bungo," ujar Azroni.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP M.Lutfi S.I.K langsung menaggapi atas aksi yang dilakukan gabungan organisasi Pers Kabupaten Bungo, pihaknya telah mengupayakan agar para pelaku agar segera kita proses.

"Kami sangat mengapresiasi sekali atas keperhatian para rekan rekan Pers di Bungo, atas kejadian pemukulan kepada dua jurnalis tersebut. Kita telah melakukan upaya, saat ini sudah ada 8 orang yang kita periksa termasuk dua korban. Kita juga berharap agar pelakunya segera kita proses hukum," ucap Kapolres.

Usai orasi, Kapolres Bungo mempersilahkan para perwakilan dari gabungan organisasi Pers Kabupaten Bungo untuk masuk ke Mapolres Bungo untuk melakukan mediasi bersama pihak kepolisian.

"Karena pandemi covid-19, kita tetap patuhi prokes. Jadi kita minta masuk satu perwakilan dari masing-masing - organisasi Pers, untuk membicarakan bagaimana sikap kami, dan sama sama ditandatangani hasilnya," pungkasnya.(zal)