DPRD Tanjabbar Berikan Pandangan Terhadap Pertanggungjawaban APBD 2020 KUALATUNGKAL,Halojambi.id-DPRD Tanjungjabung Barat melaksanakan Rapat Paripurna ke III (tiga) dengan pembahasan Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2020. Tanggapan dan atau jawaban Bupati Tanjung Jabung Barat terhadap pemandangan umum fraksi - fraksi DPRD terhadap rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020,Senin (21/6). Rapat Paripurna yang berlangsung dihadiri oleh pihak Pemkab Tanjungjabung Barat yaitu Wakil Bupati Hairan SH, Sektretaris Daerah Agus Sanusi, Kepala OPD, Porkopimda dari pihak lainnya hadir pula Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD. Hadir pula pihak lainnya di luar unsur pemerintah daerah yaitu Ketua KPU Tanjungjabung Barat Hairudin, Ketua DPW Partai Bulan Bintang dan media/wartawan yang meliput kegiatan. Wakil Ketua DPRD membuka Pembukaan rapat Paripurna III ini dan memberikan kesempatan Bupati Tanjungjabung Barat memberikan tanggapan terhadap fraksi - fraksi DPRD Kabupaten Tanjungjabung Barat dalam rangka penyampaian nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, tahun anggaran 2020. Dalam pemandangan umum fraksi Gerindra terhadap rancangan Perda tentang Laporan Pertanggungjawban pelaksanaan APBD tahun 2020 yang dibacakan oleh Hj. Erliyani SE, terkait dengan struktur belanja daerah, dimana pemerintah lebih banyak mengalokasikan pendapatan yg diperoleh utk membiayai belanja operasi dari pada belanja modal. Saran agar penggunaan belanja harus difokuskan pada program program yang secara berkesinambungan dapat mempercepat penyerapan anggaran di masa pandemi seperti memperioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, transportasi yang dapat menstimulus produktivitas perekonomian baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang sehingga akhirnya dapat menunjang peningkatan pembangunan kesejahteraan masyarakat dan merangsang terciptanya sumber pendapatan baru. Adapun fraksi Golkar dibacakan oleh Dedi Hadi, SH menyebutkan bahwa Fraksinya akan mempertahankan kinerja terbaik hingga tahun berikutnya," Kami mempertahan kinerja untuk tahun tahun berikutnya dengan harapan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya," ujar Dedi. Untuk tanggapan Fraksi PAN yang dibacakan oleh Bunga Fitria Ningsih mengungkapan saran agar pemerintah daerah jangan berpuas diri namun harus mempertahankan atau meningkatkan pengelolaan keuangan daerah lebih baik lagi. Bagi Fraksi Kebangkitan Bangsa melalui Hj. Nur Asiah yang menyampaikan pandangan fraksinya agar pemerintah daerah akan menyusun program yang lebih nyata dalam RPJMD yang akan datang. Berbeda apa yang dikemukakan oleh Fraksi Tanjungjabung Barat Bersatu yang diwakili oleh Wildawati SH mengatakan beberapa OPD memiliki postur yang tidak ideal karena terlalu besar kami akan segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan seluruh OPD apakah OPD tersebut perlu dipertahankan atau harus dimergerkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Fraksi Nasdem dibacakan oleh Rayun yang memberikan saran agar kepala kepala daerah Tanjungjabung Barat agar tidak hanya sensitif melihat kebawah tapi juga sangat penting bekerjasama dengan semua komponen partai politik untuk dapat ikut menyumbangkan pikiran dan kekuatan jaringan daerah dan pusat agar program pemda dapat berjalan dengan baik db menenuhi target. Fraksi PDI Perjuangan yang diwakili Tubagus Satria Wardana, SH menyampaikan dukunga agar pemerintah daerah untuk terus mempertahankan tapal batas wilayah beseta sumber sumbernya, sehingga daerah ini tidak kehilangan pendapatan dari dana bagi hasil minyak bumi dan gas (migas) Acara rapat Paripurna DPRD berakhir setelah seluruh Fraksi menyampaikan pandangannya. (ifa)