Sarolangun-Perguruan Silat Budi Suci (BS) Melati Yang beralamat di desa teluk mancur, kecamatan Bathin VIII, kabupaten sarolangun Yang saat ini sudah merekrut lebih dari 1500 anggota yang tersebar di 2 kabupaten, yakni di kabupaten sarolangun dan kabupaten merangin.

Untuk Anggota Dari Perguruan Silat Budi Suci Melati Mayoritas dari kalangan siswa, baik itu siswa dari sekolah umum dan santri dari pondok pesantren, yang mana siswa tersebut bersekolah di kabupaten sarolangun dan kabupaten merangin, selain itu banyak juga anggota dari kalangan masyarakat biasa, dan terbuka untuk umum.

Menurut ketua Perguruan silat Budi SuciĀ  Melati Ustadz Atrizal" menyampaikan bahwa saat ini Perguruan silatnya selalu melaksanakan tugas dari apa yang di amanah kan oleh Perguruan, dengan selalu berkarya untuk meningkatkan mutu, kualitas dan kuantitas dari Perguruan kita, untuk saat ini secara kuantitas kita sudah memiliki anggota lebih dari 1500 anggota, yang terdiri dari siswa, santri dan dari kalangan umum, yang tersebar dari 2 kabupaten, yakni kabupaten Sarolangun dan kabupaten merangin.

" Untuk saat ini Perguruan kita sudah memiliki dan merekrut anggota sebanyak 1500 Anggota, yang tersebar di 2 kabupaten, yakni kabupaten sarolangun dan merangin ".Jelas Ustadz Atrizal.

Selain itu sesuai dengan tujuan Perguruan, setiap anggota Perguruan harus benar-benar menjaga syariah agama dan menanamkan nilai-nilai agama di dalam jati diri setiap anggota, dan untuk ilmu yang di ajarkan di Perguruan ini tidak untuk di pamerkan sebagai bahan pameran, dan juga tidak untuk konsumsi hal layak umum, kita selalu menekan kan kepada para anggota kita untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama di dalam diri masing-masing.

"Kita selalu menekankan kepada anggota untuk tetap menjaga dan menanamkan nilai-nilai agama di dalam diri mereka masing-masing, sesuai dengan subtansi dari tujuan Perguruan". Tegas Ustadz Atrizal.

Lanjut ketua Umum Perguruan, Untuk perguruan kita terbuka untuk umum, dan juga tidak di membeda-bedakan agama maupun ras dari anggota tersebut, siapa pun boleh ikut dan bergabung menjadi anggota perguruan kita tanpa terkecuali, asalkan mengikuti aturan dari perguruan kita.

" Untuk anggota, kita terbuka untuk umum, kita tidak membeda-bedakan siapapun yang mau ikut bergabung, baik mereka beragama Islam maupun non agama Islam, namun harus tetap mengikuti aturan yang berlaku di perguruan". Tutup Ustadz Atrizal.(Budi)