SAROLANGUN - Permohonan Pra Peradilan Herman Kepala Desa Lidung terpilih, yang di tetapkan sebagai tersangka kasus Korupsi dana desa (DD) lidung tahun 2019, dengan pagu anggaran sebesar 627 juta Rupiah, dengan klasipikasi kegiatan Pembuatan Jalan Rabat Beton sepanjang 840 meter, di tolak oleh Hakim Pengadilan Negeri Sarolangun, Senin (30/08/2021).

Hakim Persidangan Pengadilan Negeri Sarolangun Zuki Husain mengatakan bahwa Hari ini sidang Pra Peradilan gugatan permohonan tersangka herman sudah diputuskan dan sudah dibacakan.

"Untuk hasil sidang Pra Peradilan gugatan permohonan tersangka Herman terkait kasus tersangka kerupsi dana desa (DD) Lidung tahun 2019, dengan pagu anggaran sebesar 627 juta Rupiah, dengan klasipikasi kegiatan Pembuatan Jalan Rabat Beton sepanjang 840 meter, kita tolak, "Terangnya.

"Atas hal tersebut, maka tidak ada yang berubah dari kejadian atau yang sudah ditetapkan sebelumnya, jadi tidak ada keadaan hukum baru yang ditetapkan oleh hakim Pra Peradilan, "Jelasnya.

Sementara itu, Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sarolangun Haris mengatakan sudah mendengarkan keputusan dari Hakim bahwa menolak seluruhnya gugatan permohonan dari pemohon.

"Dalam hal ini kita sudah mengajukan bukti-bukti, surat maupun saksi yang memang cukup kuat dan kita juga telah melaksanakan penetapan tersebut sesuai dengan prosedur dari termohon satu Kejaksaan Negeri Sarolangun dan termohon dua Badan Pengaudit Keuangan (BPK) Provinsi Jambi, "Jelasnya.

"Proses tetap berjalan, Saat ini kita masih proses perberkasan perkara, jika sudah selesai, maka kita akan melimpahkan Ke PN Tipikor Provinsi Jambi, "Ungkapnya.(Sr.dian)