Halojambinews : Kondisi infrastruktur jalan kabupaten di Bumi Serentak Bak Regam Batang Hari, rusak berat mencapai 70 persen. Baik jalan tersebut mencakup jalan fungsional maupun jalan produksi tani. Perbaikan infrastruktur jalan yang rusak tersebut, tentulah sangat diharapkan masyarakat untuk diperbaiki.

Di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Batang Hari periode 2021-2024 Muhammad Fadhil Arief, SE dan H. Bakhtiar, SP, persoalan infrastruktur jalan yang rusak tersebut, merupakan suatu hal yang berat.

Ditambah dengan kondisi keuangan yang tidak stabil, belum lagi recofusing di tengah pandemi Covid-19. Namun, demi masyarakat Kabupaten Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar, berusaha bekerja keras serta berkomitmen dapat membangun kabupaten tertua ini menuju Arah Baru Batang Hari Tangguh.

Sejak mulai bertugas selaku Bupati dan Wakil Bupati Batang Hari 1 Maret 2021 lalu, memasuki awal Juli 2021 ini, harapan masyarakat mulai terpenuhi dengan dilaksanakannya pembangunan maupun perbaikan jalan-jalan rusak tersebut. Hal ini adalah merupakan impelementasi Awal Arah Baru Menuju Batang Hari Tangguh.

Berdasarkan data dari Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Batang Hari yang didapat Selasa (31/8) pembangunan maupun perbaikan jalan tersebut dan sudah berjalan mencakup beberapa desa di Kecamatan Muara Bulian, Maro Sebo Ilir maupun Muara Tembesi dengan memakai DAK, APBD, Karya Bakti dan Swakelola.

Untuk Kecamatan Muara Bulian, ruas jalan yang diperbaiki adalah Kelurahan Teratai menuju Desa Sungai Baung sepanjang 8 km, serta Desa Bajubang Laut sampai Sungai Baung sepanjang 6 km dengan dana 13 milyar dari APBD Kabupaten Batang Hari 2021. Ruas jalan Teratai-Sungai Baung-Bajubang Laut ini sesuai spot-spot yang ada dilaksanakan rehab berat maupun ringan serta pitching serta over lay. Selesai diperkirakan Oktober 2021.

Untuk Kecamatan Maro Sebo Ilir, pembangunan ruas jalan meliputi Jalan Desa Danau Embat Paal 7 sampai Desa Tidar Kuranji sepanjang 8 km. Desa Bulian Jaya hamparan 3 menuju Desa Bulian Jaya hamparan 46 sepanjang 4,5 km dan Desa Terusan menuju Seberang Muara Bulian sepanjang 10,2 km. Pembangunan ruas jalan melalui beberapa desa ini menelan dana 10,8 milyar dari APBD Kabupaten Batang Hari 2021. Dalam hal ini, Pemkab Batang Hari bekerjasama dengan TNI AD yang dinamakan Jalan Karya Bakti.

Sementara itu, peningkatan ruas jalan juga dilaksanakan dengan memakan Dana Alokasi Khusus (DAK) seperti Desa Bulian Jaya ke Bukit Sari sepanjang 2,4 km dan Jalan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi-Lintas Sarolangun sepanjang 1,4 km. Pembangunan ruas jalan ini, mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat dengan banyaknya yang mengibahkan tanah untuk pembukaan pembangunan jalan baru. Harapan Muhammad Fadhil Arief dan Bakhtiar, ke depannya, ruas jalan yang dibangun ini dapat melancarkan aktifitas kehidupan masyarakat termasuk sektor pertanian.

Masyarakat berharap, dalam 3 tahun ini, 193 ruas jalan kabupaten yang total panjangnya 1011 km, kerusakan jalan yang mencapai 70 persen, dapat teratasi. Di samping perubahan-perubahan di sektor lain dalam mencapai Batang Hari Tangguh Yang Paripurna. (Fri)