SAROLANGUN - Herman, Kapala Desa Terpilih Desa Lidung Kecamatan Sarolangun yang baru usai dilantik pada pekan lalu akan di Nonaktifkan Jabatannya, Minggu (05/04/2021). Hal tersebut dikatakan Selaku lending sektor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sarolangun sesuai janjinya bahwa setelah 14 hari di Lantik, Herman Kepala Desa Lidung akan di Nonaktifkan dari Jabatannya.

Herman akan di Nonaktifkan Jabatannya karena setelah berdasar hasil audit BPKP jambi dan di tetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun dalam Kasus Korupsi Dana Desa (DD) Lidung pada tahun 2019 dengan pagu anggaran sebesar 627 juta rupiah, dengan klasipikasi kegiatan pembuatan jalan rabat beton sepanjang 840 meter.

Herman sempat melakukan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Sarolangun sebagai gugatan Pemohon,  Namun dalam Pra Peradilan tersebut gugatan pemohon Herman di tolak oleh Hakim.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sarolangun Mulyadi Sos saat di konfirmasi Via Watshap pada Minggu 04 September 2021 mengatakan bahwa terkait soal status Kepala Desa lindung Herman yang melakukan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Sarolangun sebagai gugatan Pemohon.

"Namun dalam Pra Peradilan tersebut gugatan Herman di tolak oleh Hakim, Lebih Lanjut seperti yang telah kita sampaikan waktu pekan lalu bahwa akan dilakukan Penonaktifan setelah 14 hari di lantik, "Jelas Kadis PMD Mulyadi.

"Untuk saat ini Berkas Surat Keputusan (SK) Telah rampung dan Clear, Insyaallah besok Senin kita akan menghadap Bupati Sarolangun untuk meminta Tanda Tangan persetujuan agar Surat keputusan (SK) Herman di Nonaktifkan sebagai kepala Desa lidung, "Ungkapnya.(Sr.dian)