MUARO JAMBI - Kamis (09/09/2021), bertempat di Sumatera Room Meeting Ratu Hotel, Bupati Muaro Jambi, Hj.Masnah Busro, melantik Tim Percepatam Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Muaro Jambi.

Pengukuhan ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Pemerintahan dan Perekonomian Provinsi Jambi; Agus Sunaryo, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi; Yudha Nugraha Kurata, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi; Suti Masniari, Direktur Kepatuhan PT. Bank 9 Jambi; Riza Roziani, Sekda Muaro Jambi; Ir. Azrin, Para Kepala OPD, dan Para Pimpinan Bank Cabang Sengeti.

Bupati Muaro Jambi, Hj.Masnah Busro berharap, dengan dibentuknya TPAKD ini diharapkan mampu bekerja untuk kemajuan perekonomian masyarakat Kabupaten Muaro Jambi. Dirinya juga optimis jika tim yang dibentuk ini mampu dan bersinergi untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Dengan dikukuhkannya tim ini harapan kami bisa berkesinambungan untuk kemajuan perekonomian masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, masyarakat ekonomi menengah ke bawah, dan lain-lain. Dalam situasi Covid ini kan perekonomian dan keuangan kita mengalami penurunan. Akan tetapi kita tetap optimis dengan adanya tim ini bisa mencarikan solusi lah. Ada permasalahan, ada kendala, kita bisa duduk bersama, bisa sinergi", ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Suti Masniari menjelaskan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah yang dibentuk ini sangatlah dibutuhkan kinerjanya untuk pemulihan ekonomi, agar UMKM dan pelaku dunia usaha memiliki akses ke sektor jasa keuangan.

"TPAKD ini sangat dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi. Terutama untuk UMKM dan dunia usaha, ketika ingin berkembang tentunya harus terhubung dengan akses keuangan. Ketika UMKM dan dunia usaha sudah punya akses ke sektor jasa keuangan, tentunya mereka akan mudah mengembangkan usahanya, mudah untuk bertransaksi, menyerap tenaga kerja, melebarkan lagi usahanya. Itu akan berdampak pada perekonomian daerah dan akan mendorong perekonomian masyarakat. Itu yang kita harapkan", tuturnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi, Yudha Nugraha Kurata juga berharap, TPAKD Muaro Jambi yang baru dibentuk ini bisa bekerjasama dan berkoordinasi untuk membentuk program kerja yang bisa membantu percepatan akses keuangan di daerah. Yudha juga menjelaskan, ada empat program utama yang harus dibentuk. Optimalisasi produk dan layanan keuangan, Peningkatan literasi keuangan, Insfrastruktur TPAKD, dan Pendampingan.

"Program yang utamanya itu ada empat ya. Yang pertama itu terkait prioritas optimalisasi produk dan layanan keuangan yang ditawarkan. Seperti pinjaman-pinjaman KUR dan produk layanan keuangan lainnya. Yang kedua terkait dengan peningkatan literasi keuangan, dimana nanti masyarakat Muaro Jambi bisa meningkat keuangannya. Yang ketiga terkait dengan infrastruktur dari TPAKD itu sendiri. Contohnya pembentukan BUMDes-BUMDes. Diharapkan BUMDes ini bisa meningkatkan percepatan akses di daerah. Terakhir, keempat adalah pendampingan. Pendampingan ini dilakukan bisa berkoordinasi dengan BI nantinya agar UMKM dan pelaku usaha bisa bersaing di tingkat nasional", jelasnya.(red)