Halojambinews : Ketika meneguk air aren fresh alias air nira asli, diselingi menikmati lezatnya gorengan pisang berbalut gula aren kental, di tepian Danau Muntaz Jalan Sultan Thaha Kota Muara Bulian, terasa sekali sensasi nikmat yang sangat menyegarkan.

Apalagi, sambil merasakan sejuknya rindang pepohonan dan mata lepas memandang alam sekitarnya nan asri. Yaah, itulah yang penulis rasakan ketika mencicipi minuman aren plus penganan kampung ala resto khas Desa Malapari yang diolah oleh Mawaizul Khoiri (24), Senin (11/10/2021).

Kepada Halojambinews, Mawaizul Khoiri, yang merupakan cucu ulama kharismatik dari Malapari KH. Abdul Qohar (Alm) serta putra dari Mahmud dan Inayah ini, mempergunakan peluang yang ada dari desanya sebagai penghasil air nira dengan membuka usaha makanan dan minuman yang diolah dari air nira tersebut di Warung Bintang 9 Zaza, persis di pinggiran Danau Muntaz. " Usaha ini baru berjalan satu bulan. Alhamdulillah, untuk tempatnya dibantu oleh Pak Ardani Z Putra." ucap Khoiri.

Berbagai bentuk minuman olahan Khoiri, seperti aren fresh, kopi aren, teh aren, kopi susu aren, susu aren, aren jahe dan milo aren. Di samping itu menjual gula aren asli, gula aren kelapa, dan air aren.

" Air aren asli tersedia pagi dan sore hari. Kadangkala pengunjung datang kemari sambil dibuatkan penganan godok pisang gula aren. Ada juga sekalian untuk dibawa pulang gula aren asli. Minuman yang banyak dipesan pengunjung adalah kopi aren dan teh aren. Juga bisa delivery seputar Muara Bulian." kata suami dari Susanti, asal Terusan ini.

Terakhir, Khori berpesan kepada masyarakat Muara Bulian ataupun dari daerah lain di Kabupaten Batang Hari, agar sudi.mampir ke warungnya untuk menikmati berbagai minuman aren olahannya. " Silahkan mampir untuk menikmati minuman asli aren, yang berguna bagi daya tahan tubuh dan untuk.menjaga kesehatan, serta menyembuhkan diabetes" pungkasnya berpromosi.

Sementara itu, Ardani Z Putra, pemilik areal wisata Danau Muntaz sekaligus Kadisporapar Kabupaten Batang Hari, menyambut baik keinginan usaha dari Mawaizul Khori ini.

" Keinginan membuka peluang usaha dengan menampilkan hasil tani dari desanya Khori, saya sangat support. Apalagi yang dijual sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Di samping itu usaha ini mewarnai sektor pariwisata yang lagi giat-giatnya di Bumi Serentak Bak Regam. Maka, saya berikan jalan dengan membuka warung di lahan wisata yang saya miliki ini." Ungkap Ardani.

Warung Bintang 9 Zaza ini, tempatnya sangatlah strategis. Berada di pinggiran Danau Muntaz yang asri dan sejuk. Silahkan mampir dan mencobanya. (Friz)