Sarolangun - Kasus Perselingkuhan Kembali Terjadi, Kali ini Seorang Istri yang Masih Bersuami, (LN) Seorang Ibu rumah tangga Warga Kelurahan Dusun Sarolangun, Kecamatan Sarolangun yang di duga Telah Berselingkuh dengan Seorang Lelaki yang Sampai Saat ini Belum di Ketahui Nama dari lelaki Tersebut.

Namun menurut keterangan dari keluarga Suami, Lelaki Tersebut Merupakan Warga Kelurahan Limbur Tembesi, kecamatan Bathin VIII, yang di Grebek Oleh Keluarga Suami Sedang Berduaan di Dalam kamar Hotel Nafiti.

Awalnya Wawan Adik Dari Suami sudah mencurigai gerak gerik dari kakak iparnya ini, melihat dari tingkah kakak iparnya ini mencurigakan, Akhirnya Adik dari suami memutuskan untuk mengikuti kemana Kakak iparnya pergi, benar saja kakak iparnya ini masuk ke Salah Satu Hotel, yakni Hotel Nafiti, yang beralamat Jalan Lintas Sumatera Simpang Raya Kelurahan Aur gading ,Rabu siang (3/11)

Setelah mengetahui kakak iparnya masuk ke salah satu kamar hotel, adik iparnya ini langsung menghubungi pihak keluarga, setelah pihak keluarga datang dan langsung menggerebek kamar hotel tersebut, benar saja di temukan kakak ipar nya ini bersama dengan seorang lelaki yang bukan suaminya sedang berduaan di kamar hotel, melihat keributan ini sempat terjadi cek cok dengan pemilik hotel, karena pemilik Hotel tidak Terima dengan penggerebekan ini, akhirnya keributan ini meredah saat keluarga Suami memutuskan untuk pergi meninggalkan lokasi.

Marjoni selaku paman dari suami menerangkan bahwa. Dirinya saat itu di hubungi oleh keponakan saya (WN) Adik dari Suami."Keponakan saya ini mengatakan bahwa kakak iparnya sedang bersama seorang lelaki di salah satu kamar di Hotel Nafiti, mendengar hal tersebut saya langsung menuju ke Hotel Nafiti, saat Sampai di sana, memang benar saya temukan keponakan saya ini sedang berduaan bersama seorang laki-laki yang bukan suaminya di dalam kamar hotel, akhirnya kami mencoba mengamankan pasangan selingkuh ini, Tiba-tiba pihak pemilik hotel datang, dan tidak Terima dengan aksi penggerebekan yang kami lakukan, sempat cek cok, dan akhirnya kami memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut. "Ungkap Jon.

Di sisi yang lain, pihak media mencoba untuk menggali informasi dari TKP, untuk mengkonfirmasi kepada pemilik hotel, Terkait kebenaran dari kasus penggerebekan ini, namun di Luar dugaan, perlakuan yang tidak menyenangkan di Terima oleh para awak media ini, pemilik Hotel membentak para awak media dan melarang untuk meliput di Hotel mereka, adu mulut pun terjadi, melihat kurang bersahabat nya pemilik Hotel.

Akhirnya para awak media mencoba untuk mengkonfirmasi kan Hal ini kepada Suami pemilik Hotel, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD kabupaten Sarolangun, melalui Via Whatsapp, Namun jawaban dari suami pemilik Hotel, mengatakan tidak tahu, silahkan tanyakan hal ini ke pihak kepolisian, sampai Berita ini di terbitkan belum ada konfirmasi lanjut dengan pemilik hotel Terkait kebanaran dari kasus penggerebekan ini.(Gun)