Sarolangun - Dalam Insiden Perusakan Rumah Milik Warga Suku Anak Dalam (SAD), Adalah Buntut dari Penembakan 3 Security di Salah satu Perusahaan di Kecamatan Air Hitam, Akibat dari Penembakan Tersebut Mengundang Amarah Warga Setempat, Akhirnya Ada Beberapa Rumah Warga SAD yang di Rusak Oleh Warga Setempat, Karena Terpancing Dengan Insiden Tersebut, Kerusakan Yang Di Alami Berupa Isi Rumah seperti Perabotan dan Lainnya Mengalami Pecah dan Patah.

Pasca Dari Insiden Penembakan dan Perusakan Rumah Warga Milik SAD, Polri Bersama Dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Mendatangi Rumah Milik Warga SAD yang di Rusak, Demi Menjaga Kondusifitas Kamtibmas Polri dan TNI Bersama Pemerintah Kabupaten Sarolangun Bahu Membahu Merapikan Serpihan Perabotan yang Pecah dan Patah di Dalam Rumah Tersebut.

Selain Merapikan Rumah, Tim Gabungan Ini Juga Memberi Bantuan Kepada Warga SAD yang Berada Di Pedalaman dan Warga Setempat Yang Bukan SAD. Kapolres Sarolangun AKBP. Sugeng Wahyudiono Menerangkan Bahwa "Kegiatan Kita Hari ini Adalah Mendatangi Rumah Milik Warga SAD, yang Mengalami Kerusakan Oleh Warga, Insiden Ini Merupakan Buntut Dari Penembakan 3 Security di Perusahaan PKM, Akibatnya memantik Amarah Warga, sehingga terjadilah Insiden Perusakan ini, melihat dari Insiden tersebut akhirnya kita yang Tergabung dari POLRI dan TNI, Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengambil Inisiatif untuk Mendatangi Lokasi Kejadian, dan Bahu Membahu Merapikan Isi Perabotan Rumah yang Rusak tersebut, Hal ini kita Lakukan Semata-mata untuk Menjaga Kondusifitas Kamtibmas di Wilayah Insiden, agar Kejadian Seperti ini Tidak Terulang Kembali. "Ungkap Polres".

Lanjut Polres Selain Merapikan Rumah Milik SAD yang Mengalami Kerusakan Perabotan dan Isi Rumah Lainnya, kita juga Mengadakan suatu Pertemuan Bersama dengan Tokoh Masyarakat Setempat, Temenggung SAD, Pihak Pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten, serta Pihak TNI-POLRI untuk Melakukan Perundingan Perdamaian Antara Kedua Belah Pihak.

"Kalau Di Lihat Saat ini Masih Ada Ketakutan Dari Pihak warga SAD untuk kembali ke Kediaman nya Masing-masing, Namun kita sudah menjelaskan Kepada mereka, bahwa Warga Setempat tidak akan Melakukan Hal apa pun, karna yang harus Mempertanggung Jawabkan semua ini adalah Pelaku, jadi tidak Perlu ada Ketakutan Apa pun bagi Warga SAD untuk kembali ke kediamannya Masing-masing, tidak habis disitu, kami juga memberikan Bantuan Berupa Sembako kepada Warga SAD yang masih di Pedalaman, dan juga kami memberikan Bantuan Sembako Kepada Warga setempat yang Non SAD. "Tutup Polres.(Sr Dian)