Merangin - Kades Tanjung Benuang Sadarisman bersama para perangkat desa setempat, merayu warganya dengan membuat doorprize berhadiah menarik, agar warga yang enggan divaksin Covid-19 tertarik untuk divaksin.

Beberapa hadiah menarik yang ditawarkan kades dan perangkatnya itu, mulai dari televisi, kipas angin dan sejumlah hadiah lainnya.

‘’Mudah-mudahan melalui doorprize ini target vaksin Covid-19 kita akan tercapai,’’ujar Kades.

Sementara itu Jubir Satgas Covid-19 Merangin M Arief bersama Tim dari Bappeda Merangin yang turun ke Kampung Tiga Desa Tanjung Benuang pada Selasa (28/12), melakukan door to door, memberi pemahaman vaksin itu aman, halal dan berkualitas.

Tidak hanya memberikan pemahaman tentang baiknya divaksin Civid-19, Kadis Kominfo Merangin itu juga merayu warga agar bersedia  untuk divaksin Covid-19, lewat obrolan-obrolan menariknya.

Di rumah keluarga Siswanto salah satunya, M Arief merayu abis istri Siswanto agar bersedia divaksin. Keluarga tersebut baik bapak, anak dan istrinya, sama sekali belum ada yang divaksin Covid-19. Padahal jarak rumah Siswanto dengan lokasi Vaksinasi Covid-19, tidak lebih dari 20 meter.

Tim Vaksinator Covid-19 dari Puskesmas Tanjung Benuang, juga sudah mendatangi rumah tersebut, tapi juga belum berhasil. Dari perbincangan Jubir Satgas Merangin dengan istri Siswanto di teras rumahnya, diketahui bahwa istri Siswanto dan anaknya belum divaksin Covid-19, karena merasa takut sekali dengan jarum suntik.

‘’Kalau suami saya bila sakit, kalau belum disuntik belum sehat. Makanya suami saya mau divaksin Covid-19, tapi sekarang masih bekerja di ladang,’’ujar Istri Siswanto yang mengaku sangat fobia terhadap jarum suntik.

Mendengar informasi itu,  M Arief minta agar Siswanto segera divaksin Covid-19. Istri Siswanto juga diminta Jubir, bisa merayu anaknya agar mau divaksin, tapi sayang yang dirayu malah menangis.(les)