Halojambinews : Tidak lama lagi, Desa Olak Kecamatan Muara Bulian, akan membangun tempat wisata yang lokasinya berada di Bukit Pincuran Darah, yang juga dikenal dengan Bukit Berdarah, yang lokasinya tepat berada di pinggiran Sungai Batanghari.

Hal ini disampaikan Kades Olak Muzakir, SE, kepada Halojambinews, Selasa (15/02/2022) di ruang kerjanya. " Bukit Pincuran Darah atau Bukit Berdarah yang berada tepat di seberang kantor desa ini, mempunyai kondisi alam yang sangat indah. Kalau kita berada di puncak bukit, akan terlihat hamparan kota Muaa Bulian dan sekitarnya. Sayang kalau dibiarkan begitu saja" kata Muzakir. Di samping itu, bukit legendaris ini menyimpan sejarah yang sangat dalam bagi masyarakat Olak khususnya maupun Kabupaten Batang hari.

" Di bukit ini, menurut sejarah yang ada, merupakan lokasi berdirinya kerajaan kecil Olak Gedong Melakon Intan. Peninggalan yang tersisa di bukit tersebut ada 7 sumur batu yang sampai sekarang dipenuhi air jernih yang keluar dari dalam bukit. Konon, air ini dulu merupakan tempat mandi raja, permaisuri beserta anak-anaknya." terang Muzakir.

Hal lain yang perlu diketahui, sambungnya, bukit ini menjadi benteng pertahanan pejuang-pejuang Jambi dalam menghadapi serangan Belanda pada awal 1900-an dulu.

" Bukit ini dibuat bandar-bandar untuk berlindung oleh Pangeran Raden Usman Halilintar untuk menahan serangan penjajah Belanda. Kala itu dibantu oleh pasukan Raden Mattaher" sambungnya lagi.

Agenda dijadikannya bukit ini menjadi destinasi wisata alam sekaligus wisata sejarah, akan mempergunakan Dana Desa. " Ya. Kita akan mempergunakan dana desa untuk membangun fasilitas di sana, mulai dari sarana penyeberangan, dermaga di kaki bukit, tangga serta pondok-pondok kuliner. Kita akan musyawarahkan dengan lembaga adat, tuo-tuo tengganai, ulama, masyarat dan pemuda. Mohon doanya." tandas Muzakir. (Fri)