JAMBI - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi mencatat ada sebanyak 205 orang tenaga kerja asing (TKA) yang mengais rezeki di Provinsi Jambi. Hal ini berdasarkan data tertanggal 31 Januari 2019 lalu.

Kepala Bidang Pembinaan, Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Produktivitas, Disnakertrans Provinsi Jambi Cikmas Hadi Salasa mengatakan untuk TKA tersebut terbanyak ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Di Tanjung Jabung Barat ada sebanyak 90 orang, kemudian sisanya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Batang Hari, dan di Kabupaten Kerinci,"tuturnya, Senin (25/2) pagi.

Disampaikan Cikmas bahwa pada tahun ini cenderung menurun dari tahun sebelumnya. "Dari 205 orang TKA itu mereka bekerja di 39 perusahaan di Jambi. Ini menurun, dimana pada sebelumnya lebih dari 300 orang," katanya.

Menurutnya, penurunan disebabkan karena berkurangnya jumlah WKS. "Dulu WKS itu banyak. Sekarang berkurang bahkan tidak ada lagi,"ujarnya.

TKA yang masuk di Jambi, kata Cikmas, paling banyak berasal dari negara Taiwan, Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. "Rata-rata paling banyak mereka bekerja pada jabatan tenaga ahli dibidang elektrikal,"paparnya.

Untuk posisi jabatan sendiri, Cikmas menyebut, tidak semua jabatan pekerjaan dapat ditempati oleh TKA, melainkan hanya jabatan khusus maupun tertentu. "Seperti di tenaga ahli kelistrikan (Elektrikal, red) dengan syarat harus didampingi dengan tenaga ahli lokal,"tandasnya. (uya)