Oleh: Elita Rahmi

Pengabdian masyarakat Minggu (19/9/21) yang diadakan oleh Prodi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Jambi bertempat di Hotel Top 5 Tembilahan Riau berlangsung semarak dan antusias yang tinggi dari mahasiswa dan alumni Fakultas Hukum UNISI Tembilan Riau.

Acara sukses tersebut pada Pidato Pembukaan yang disampaikan oleh Pembina Yayasan Tasik Gemilang plus Pendiri Universitas Islam Indragiri Bapak Indra Muchlis Adnan yang menyatakan bahwa untuk pertamakalinya UNISI didatangkan 6 orang doktor dari Universitas Jambi.Ikut juga memberikan sambutan dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang ADM, Umum, Keuangan dan kepengawaian Ibu Yusriwarti yang menyampaiakn pesatnya kemajuan di UNISI Riau dan Hadir juga Sekretaris Yayasan Bapak Herdiansyah serta Dekan Fakultas Hukum Ibu Fitri Wahyuni dan Ketua Lembaga Penelitian Bapak Wandi dan Ketua Ikatan Alumni Bapak Subhan serta Ketua Prodi Ilmu Hukum Pak Syarifudin. Semua adalah petinggi diUNISI INHILL Riau

Maraknya acara pengabdian masyarakat tersebut, dikarenakan rasa keingintahuan masyarakat tembilahan yang sangat tinggi terhadap perkembangan baru hukum di Indonesia dan pengaturan terkait Notaris plus Hukum Pertanahan yang menjadi thema diskusi dan dialok pengabdian pada malam Senin tersebut.

Tim Penyuluh pada kegiatan pengabdian yang datang ke Tembilahan diantaranya Elita Rahmi, Diana Amir, Iskandar Zulkarnain dan di tambah beberapa dosen Fakultas Hukum Unja diantaranya Amin Qadri, Rosmidah dan Elly Sudarti serta Rustian yang juga mengadakan pengabdian di beberapa desa di Tembilahan INHIL Riau

Segenap pengurus Yayasan, Rektorat dan pimpinan Fakultas Hukum UNISI serta staf dan karyamawan, dan mahasiswa ikut serta dalam kegiatan pengabdian yang berlangsung antusias dimaksud, sehingga acara menjadi sangat mengembirakan.

Acara pengabdian masyarakat dan kuliah umum tentang Hukum Pertanahan dan Hukum Lingkungan menjadi penting bagi masyarakat Tembilahan, dikarenakan banyaknya konflik lahan yang menjadi tanggung jawab kita bersama dalam meminimalisirnya. Demikian pula Hukum Lingkungan, karena dilihat dengan kasad mata Tembilan INHIL Riau adalah daerah yang unik karena topografinya terdapat Laut, Sungai dan daratan sehingga ada Muaro yakni pertemuan antara air laut dan Sungai di daerah tersebut, suatu keajaiban dunia (heritage) yang patut dibanggakan tidak hanya bagi penduduk INHIL Riau tetapi juga bagi peradaban bangsa Indonesia sebagai suatu negara yang kaya potensi alam.

 Pengabdian masyarakat sebagai tri dharma ketiga Perguruan Tinggi sangat penting artinya tidak hanya bagi masyarakat di Tembilahan tetapi juga bagi bangsa dan negara, karena melalui kegiatan pengabdian, maka dapat dikomunikasikan bagaimana masyarakat memandang gerakan dari berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Dari beberapa pertayaan yang disampaikan mahasiswa Fakultas Hukum INHIL Riau, mengindikasikan bahwa mahasiswa fakultas Hukum UNISI Riau sangat membutuhkan tambahan pencerahan ilmu hukum kini dan masa mendatang, agar Indonesia sebagai negara hukum dapat mengejewantahkan nilai dan norma yang telah terbangun dalam sistem hukum Indonesia.

Pada acara tersebut dilengkapi dengan saling tukar menukar cendera mata, dan sekaligus penandatanganan kesepakatan bersama dalam menjalankan Tri dharma Perguruan Tinggi, bidang pendidikan dapat saling membantu dalam mengajaran, pengujian tesis dan bimbingan, serta dapat memanfaatkan jurnal recital review dalam menulis karya Ilmiah, dan penelitian bersama serta pengabdian bersama.

Adapun nama-nama mahasiswa yang mengajukan pertayaan dalam kegiatan pengabdian diantaranya adalah Nanda Anggarini, Alias Sapendi, Veronica Roselin, Taufik Rahman dan Bina Ramadani serta Anada Bagus. Semua adalah Mahasiswa di Tembilahan. Dialok dipandu Oleh Ka

Kegiatan serupa akan banyak menginspirasi mahasiswa untuk semangat dan terus belajar tiada henti.

*Ketua Magister kenotariatan Fakultas Hukum Unja