Politik Santun Al Haris

Terkait Wakil Ketua Partai Golkar Merangin Tri Herman Efendi Menyatakan Sikap Dukung CE, Ini Curhat 

 

Merangin - Wakil Ketua Partai Golkar Kabupaten Merangin sekaligus Ketua DPRD Tri Herman Efendi Selasa (8/10), malam sepertinya menyatakan sikap mendukung Cek Endra (CE) pada Pilgub 2020 mendatang.

Acara yang di lansung di restoran SCI tersebut, di hadiri beberapa pejabat teras Partai Golkar Kabupaten Merangin diantaranya Hary S Mohza (Taboy), Mulyadi anggota DPRD, Rony, serta berapa kader lainnya.

Al Haris yang notabenenya menjabat sebagai ketua pengurus harian Partai Golkar Kabupaten Merangin, dibincangi tadi malam terakit sikap Tri Herman Efendi yang dinilai sudah melanggar kode etik partai tersebut memilih ikhlas dan legowo.

Menurut Al Haris, dirinya sangat bangga dengan adanya pengurus Partai Golkar Kabupaten Merangin ikut mendampingi CE disaat bersosiallisasi.

" Saya sangat legowo terkait adanya pengurus partai Golkar Merangin yang ikut dan mendampingi Ce saat bersosialisasi di cafe SCI tadi malam," kata Al Haris saat dibincangi media ini Rabu (11/9) dini hari.

Hanya saja, dalam hal ini Al Haris mengingatkan agar pengurus dan kader Partai memahami betul etika politik. Karena, Partai Golkar punya beberapa calon yang akan maju di Pilgub mendatang.

"Saya berharap kepada ke pada kader dan pengurus partai memahami ini.Jangan terkesan bahwa Partai Golkar hanya milik salah satu Bakal Calon saja," tutur Al Haris.

Sejauh ini, sambung Al Haris, Dewan Pimpinan Daerah masih menunggu keputusan DPP pusat. Karena, berdasarkan komonikasi dengan Sekjen Partai calon yang di usung tersebut berdasarkan hasil survey.

" Hasil pembicaraan saya dengan Sekjen di Jakarta sebagai Partai Besar Golkar tetap mengacu pada hasill survey," tambah Al Haris lagi.

Sejauh ini, sambung Al Haris, dirinya telah mengirim secarik surat ke DPP Partai Golkar guna ikut bersosialisasi sebagai calon Gubernur. Dan ini dilakukan, bentuk loyalitas dan bagian etika politik terhadap Partai.

" Dalam hal ini saya resmi mengirim Permohonan izin ke DPP Partai Golkar unutuk bersosialisasi sebagai Calon Gubernur. Ini saya lakukan sebagai bagian dari Etika Politik aya terhadap Partai," bebernya lagi.

Al Haris mengatakan, bagi orang orang dekat yang hadir dalam pertemuan tersebut itu hanya dinamika politik.Tidak ada kawan abadi yang ada hanya kepentingan abadi. Seperti halnya nasehat yang pernah diajarkan ayahanda yakni Hasan Basri Agus (HBA).

"Jika engkau pernah berbuat baik untuk seseorang, lupakan kebaikan dan jasamu pada orang itu. Tapi manakala, engkau pernah ditolong dan menerima kebaikan orang, ingatlah jasa dan kebaikannya, dan suatu saat nanti tekadkan dihatimu untuk membalas kebaikannya. Itulah bunyi nasehat itu, masih dipegang teguh sampai hari ini," pungkasnya. (Den)


loading...